Breaking News:

PLN Banten Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Pilkada dan Libur Natal-Tahun Baru 2021

GM PLN UID Banten Paranai Suhasfan, memastikan ketersediaan listrik untuk distribusi Banten pada Pilkada, libur Natal dan Tahun Baru 2021 aman.

dok PLN
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - General Manager (GM) PLN UID Banten Paranai Suhasfan, memastikan ketersediaan listrik untuk distribusi Banten pada Pilkada, libur Natal dan Tahun Baru 2021 aman.

"Pilkada di Banten pada 09 Desember 2020 secara serantak dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Cilegon. Untuk itu PLN memastikan agar pasokan listrik andal selama perhelatan berlangsung," jelasnya saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Token Gratis PLN untuk Desember ini, Cara Mendapatkannya Lewat Website dan WhatsApp

Dia menjelaskan, pihaknya akan memfokuskan pelayanan listrik untuk tiga wilayah yang melaksanakan Pilkada di Provinsi Banten dapat berjalan secara baik.

Tiga wilayah tersebut, yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang.

Sedangkan, untuk Kota Tangerang Selatan, pihaknya bekerjasama dengan PLN Jakarta Raya untuk memastikan pemasokan listrik aman pada saat pemungutan surat suara.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan menyediakan genset berkapasitas 20KV hingga 50KV di setiap masing-masing KPU untuk cadangan listrik apabila terjadi mati lampu.

Untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2021, pihaknya akan memasok aliran listrik yang diutamakan di Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, gereja-gereja dan pusat keramaian lainnya yang berada di Banten.

Baca juga: Promo Super Merdeka, Diskon Tambah Daya dari PLN Diperpanjang, Begini Cara Mendapatkannya

Dia memprediksi puncak pemakaian listrik pada saat Pilkada dan Libur Natal-Tahun Baru akan mencapai 3.442 MW.

Kemudian cadangan listriknya mencapai 2.166 MW. Besaran daya didukung sistem kelistrikan Banten dengan 47 Gardu Induk (GI) dan 1.136 penyulang.

"Total daya pasokan listrik mencapai 5.608 MW dan beban puncak 3.442 MW, menunjukkan bahwa cadangan listrik di Provinsi Banten sebesar 2.166 MW," katanya.

Nantinya, ada 770 petugas pelayan teknis, 119 petugas operator, 19 petugas deteksi dan 212 orang pegawai yang bertugas membantu petugas di lapangan.

"Kami telah menyiapkan beberapa langkah preventif dan antisipatif dalam SOP siaga Pilkada dan Nataru. Kami juga membutuhkan dukungan semua pihak agar perhelatan besar di bulan Desember ini bisa berlangsung dengan aman dan andal," jelasnya.

Baca juga: Dijamin tak Ada Pemadaman Listrik, Apa Itu Layanan Premium PLN dan Berapa Tarifnya?

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved