Update 8 Januari: Kasus Covid-19 di Indonesia Cetak Rekor Tembus 10.000 Orang dalam Sehari
Bahkan, penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mencatat rekor tertinggi pada Jumat (8/1/2021) hari ini selama pandemi terjadi di Tanah Air.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah warga yang terpapar virus Corona di i Indonesia masih terus bertambah pada awal tahun 2021.
Bahkan, penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mencatat rekor tertinggi pada Jumat (8/1/2021) hari ini selama pandemi terjadi di Tanah Air.
Pemerintah melaporkan, hingga Jumat (8/1/2021) terjadi penambahan 10.617 kasus baru Covid-19 dalam kurun waktu satu hari atau 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 808.340 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Baca juga: Peta Wilayah Zona Merah Penyebaran Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali, Banten Sumbang 3 Kota/Kabupaten
Informasi ini disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang diterima Kompas.com pada Jumat sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs covid19.go.id dan kemkes.go.id, dengan pembaruan yang muncul setiap sore.
Pasien sembuh dan meninggal
Meski terjadi penambahan kasus baru positif Covid-19, pemerintah juga melaporkan terdapat penambahan pasien sembuh dari Covid-19.
Dalam data yang sama, ada penambahan 7.446 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi memiliki virus corona.
Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR), yang hasilnya negatif virus corona.
Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh sampai saat ini berjumlah 666.883 orang sejak awal pandemi.
Baca juga: Terjadi Lonjakan Angka Kematian Covid-19 di Kabupaten Tangerang, Diduga Karena Libur Panjang
Baca juga: Irfan Hakim Ceritakan Pengalaman Saat Positif Covid-19 : Bingung, Kesal dan Kapok
Akan tetapi, kabar duka masih hadir dengan tetap adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Dalam waktu 24 jam terakhir, ada 233 orang yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona.
Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia tercatat sebesar 23.753 orang.
Dengan update data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini ada 117.704 orang.
Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.
Selain kasus positif, pemerintah juga mencatat ada 69.121 orang yang kini berstatus suspek.
Data spesimen
Sebanyak 10.617 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 66.619 spesimen dalam sehari.
Pada periode 7-8 Januari 2021, ada 42.605 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.
Total, pemerintah sudah memeriksa 7.779.926 spesimen dari 5.193.413 orang yang diambil sampelnya.
Baca juga: Presiden, Menteri, Tokoh Agama Hingga Artis Kelompok Pertama yang Ikut Vaksinasi Pertama
Baca juga: 4 Kelompok Orang Ini Tidak Diperbolehkan Disuntik Vaksin Covid-19, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
Sebagai catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.
Kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat di semua provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Secara lebih rinci, ada 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang mencatat pasien akibat terinfeksi virus corona.
Ini berarti lebih dari 99 persen wilayah Indonesia yang terdampak penularan virus corona.
Pencegahan Covid-19 di Level Individu dan Masyarakat
Dikutip dari kemkes.go.id, berikut cara pencegahan Covid-19 di level individu dan masyarakat:
A. Pencegahan Level Individu
Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah COVID-19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara:
a. Mencuci tangan lebih sering menggunakan sabun dan air setidaknya 20 detik atau pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.
b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut menggunakan tangan yang belum dicuci.
c. Jangan berjabat tangan.
d. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.
e. Tutupi mulut saat batuk dan bersin menggunakan lengan atas bagian dalam atau memakai tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan.
f. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah bepergian.
g. Bersihkan dan berikan disinfektan secara berkala pada benda-benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lain-lain), gagang pintu, dan lain-lain.
Pemerintah Ajak Masyarakat Tak Ragu Ikut Vaksinasi Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut, tahap penyuntikan vaksin perdana akan diprioritaskan pada 3 kelompok.
Kelompok 1, kata Wiku, yakni pejabat publik pusat dan daerah.
Kelompok 2 pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci institusi kesehatan di daerah dan kelompok 3 tokoh agama di daerah.
Hal itu disampaikan Wiku saat keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (7/1/2021).
"Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mengajak masyarakat di Indonesia agar tidak ragu," kata Wiku.
Dan selanjutnya vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap dan merata.
Serta untuk masyarakat yang masuk rentang lanjut usia dan menjadi prioritas juga ada bentuk komitmen pemerintah.
Bentuk komitmen ini adalah menjamin hak kesehatan kepada seluruh golongan masyarakat secara menyeluruh.
Hal ini juga demi mencapai kekebalan komunitas atau kelompok dengan tetap memperhatikan kesesuaian jenis vaksin dan target sasaran.
"Untuk meminimalisir efek samping yang tidak diinginkan," ujar Wiku.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE: Bertambah 10.617 Orang, Kasus Covid-19 Lewati 800.000"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/peta-sebaran-zona-covid-19-di-indonesia-per-3-januari-2021.jpg)