Breaking News:

Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Tangerang Siapkan Rumah Singgah Covid-19

Rumah Singgah Covid-19 itu dipersiapkan untuk mengantisipasi tingginya jumlah pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

Editor: Glery Lazuardi
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
PASIEN POSITIF COVID-19 -Tim tenaga kesehatan Rumah Singgah Covid-19 Kabupaten Tangerang, sedang mendata 32 orang warga Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, yang terdeteksi positif Covid-19, Kamis (12/11/2020). Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR mereka positif Covid-19, yang diduga terpapar saat masa liburan panjang pekan lalu. Saat ini rumah singgah yang menempati Hotel Yasmin ini merawat 150 orang pasien positif Covid-19. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang sedang mempersiapkan Rumah Singgah Covid-19.

Rumah Singgah Covid-19 itu dipersiapkan untuk mengantisipasi tingginya jumlah pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Warga yang positif Covid-19 rata-rata per hari 30-60 orang, terjadi peningkatan cukup signifikan dari kenaikan kasus aktif dan keterisian tempat tidur juga ICU pasien," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: 31.728 Tenaga Kerja di Kabupaten Tangerang Di-PHK, Sejumlah Perusahaan Gulung Tikar

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Kabupaten Tangerang Kebagian 15 Ribu Vaksin Coid-19 Awal Februari

Dia menjelaskan, jumlah total pasien Covid-19 sampai saat ini sebanyak 6.085 orang.

Dari total tersebut, sekitar 5.000 dinyatakan sembuh, 134 meninggal, dan 329 orang masih dirawat baik di rumah singgah atau rumah sakit.

Dia menjelaskan terjadi lonjakan pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang diakibatkan libur akhir tahun kemarin Natal maupun Tahun Baru 2021.

Terlihat Bed Occupancy Rate (BOR) untuk ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit adalah 87 persen. Sementara BOR ICU pasien Covid-19 sudah 95,6 persen per 22 Januari 2021 atau akhir pekan ini.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan rumah singgah bagi pasien Covid-19 yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun, dari 180 kamar yang dipersiapkan, semua sudah terisi dan masih ada yang mengantre. Untuk mengantisipasi kepenuhan tersebut, Zaki dan pihaknya menyebut akan menambah jumlah tempat tidur dan ICU.

Ia menyatakan di Februari, akan ada penambahan sekitar 150 tempat tidur dan sekitar 12 ICU.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved