Breaking News:

Kapolri Listyo Sigit: Polda Harus Bisa Layani Tilang Elektronik dalam Waktu 100 Hari

Sebanyak 10 Kepolisian Daerah (Polda) harus bisa melayani tilang elektronik (ETLE) dalam kurun waktu 100 hari ke depan.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi kamera pengawas atau CCTV untuk penerapan tilang elektronik - Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Sebanyak 10 Kepolisian Daerah (Polda) harus bisa melayani tilang elektronik (ETLE) dalam kurun waktu 100 hari ke depan.

Selama 100 hari ke depan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri diminta untuk mempersiapkan sarana dan prasarana.

Baca juga: Tilang Elektronik di Banten Dimulai 4 April, Berikut Daftar Target Pengendara Kena Tilang

Baca juga: Banten Terapkan Tilang Elektronik April 2021, Dirlantas: Surat Tilang Dikirim ke Rumah

Pernyataan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

"Di tingkat Polda, dalam waktu 100 hari ini saya sudah meminta kepada Bapak Kakorlantas untuk segera mengembangkan masalah tilang elektronik yang biasa disebut dengan ETLE. Saya harapkan dalam 100 hari ini ada kurang-lebih 10 Polda yang minimal bisa melakukan pelayanan tilang terkait dengan masalah ETLE," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Tak hanya itu, Sigit juga meminta seluruh Polres di daerah untuk meningkatkan pelayanan publik secara daring.

Nantinya, pelayanan pengurusan STNK, SIM hingga SKCK harus bisa dilaksanakan secara daring.

"Hari ini ada 12 Polres yang telah melaksanakan hal tersebut. Tentunya ini menjadi komitmen kami bahwa tidak hanya sampai di 12 Polres, tapi terus kita tingkatkan. Sehingga ke depan Polres-Polres secara bertahap khususnya di wilayah perkotaan yang terdukung dengan teknologi informasi dan teknologi digital, mampu memberikan pelayanan secara online," jelas dia.

Tak hanya itu, Sigit menyampaikan transformasi pelayanan dan penegakan hukum dari secara tatap muka menjadi serba daring untuk mengantisipasi penyalahgunaan jabatan personel saat bertugas.

"Ini juga menjadi komitmen kami bahwa di dalam pelayanan publik dan di dalam pelaksanaan penegakkan hukum ke depan kita menghindari terjadinya interaksi yang tentunya seperti tadi yang disampaikan bahwa interaksi di dalam hal-hal tertentu tentunya berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang," tukas dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolri Targetkan 10 Polda Harus Bisa Layani Tilang Elektronik Dalam 100 Hari Ini

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved