Selain Rumah Diperbaiki, Dua Anak Yatim yang Terlantar di Serang Akan Disekolahkan
Subadri menekankan masalah sosial berupa rumah tidak layak huni dan pendidikan yang dialami kedua anak yatim itu harus dapat diselesaikan.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota Serang bersama warga melakukan perbaikan terhadap rumah Usup (16) dan adiknya, Roudoh (14), dua anak yatim yang ditelantarkan ibundanya.
Selain itu, Pemkot Serang juga menjamin pendidikan kedua anak yatim yang sempat putus sekolah tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin saat mengunjungi rumah Usup dan Roudoh di Kampung Kedaung, Kecamatan Curug Kota Serang pada Jumat (19/2/2021).
"Saya tadi sudah langsung bertanya ke adiknya Usup. Kalau disekolahkan di sekolah formal katanya dia merasa malu, karena usianya sudah besar," ujar Subadri kepada wartawan.
Ia menyatakan pemerintah daerah bertangung jawab atas pendidikan kedua anak yatim itu.
Nantinya, Usup dan adiknya akan disekolahkan ke sekolah non-formal sebagaimana keinginan kedua anak itu.
"Saya instruksikan kepada pihak kecamatan agar menempatkan mereka di sekolah paket, paket A, B dan C," terangnya.
Subadri menekankan masalah sosial berupa rumah tidak layak huni dan pendidikan yang dialami kedua anak yatim itu harus dapat diselesaikan.
Baca juga: Kisah H Aliyudin, Mantan Direktur PDAM yang Banting Setir jadi Perajin Miniatur Bambu
Baca juga: Potret Kota Serang Banten, Bocah Kais Barang Rongsokan di Pinggir Jalan Demi Sesuap Nasi
Diberitakan, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengunjungi Usup (16) dan adiknya, Roudoh (14) di rumah mereka pada Jumat pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kisah-anak-yatim-hidup-terlantar-di-kota-serang.jpg)