Breaking News:

Apa Penyebab Utama PNS Gampang Terima Hadiah? Ini Hasil Survei LSI kepada 1.201 Pegawai Negeri

Selanjutnya, kata dia, diikuti dengan kedekatan PNS dengan pihak yang memberi uang yakni (37,1%)

(CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) 

TRIBUNBANTEN.COM - Mayoritas responden pegawai negeri sipil ( PNS) menilai kurangnya pengawasan sebagai penyebab mereka mudah menerima uang atau hadiah di luar ketentuan.

Hal itu berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia ( LSI).

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan survei tersebut menunjukkan hampir 50 persen (49,0 persen) PNS mengatakan kurangnya pengawasanlah yang menjadi faktor utama penyebab PNS mau atau mudah menerima uang di luar ketentuan.

Hal itu disampaikannya dalam Rilis Temuan Survei bertajuk Urgensi Reformasi Birokrasi: Persepsi Korupsi, Demokrasi, dan Intoleransi di Kalangan  PNS yang digelar secara virtual pada Minggu (18/4/2021).

"Hampir 50% (49,0%)  PNS mengatakan bahwa kurangnya pengawasan itu yang mempengaruhi yang menjadi faktor utama yang mengakibatkan  PNS mau atau mudah menerima uang," kata Djayadi.

Selanjutnya, kata dia, diikuti dengan kedekatan PNS dengan pihak yang memberi uang yakni (37,1%).

"Mungkin ini juga terkait dengan kroniisme misalnya, nepotisme," kata Djayadi.

Kemudian yang ketiga, kata dia, adalah persoalan politik yakni ada campur tangan politik dari yang lebih berkuasa 34,8%.

Baca juga: Survei Indikator Politik Indonesia: Presiden, TNI, Polri, dan KPK, Anak Muda Paling Percaya Mana?

"Baru setelah itu faktor yang terkait dengan pribadi  PNS, gaji yang rendah (26,2%), kemudian yang sifatnya budaya atau yang tidak struktural (24,4%), kemudian mendapat uang tambahan (24,2%)," kata dia

Beberapa hal lain, kata dia, masih terkait dengan sistem misalnya tidak adanya ketentuan yang jelas yang mengatur penerimaan uang atau hadiah oleh PNS (23,2%).

Selain itu, kata dia, survei tersebut juga menanyakan seberapa sering  PNS menerima uang atau hadiah di luar ketentuan resmi.

Pertanyaan surveinya adalah "Menurut Ibu atau Bapak, seberapa sering PNS menerima uang atau hadiah di luar ketentuan resmi dari suatu pihak (pebisnis, masyarakat umum, sesama PNS?"

Baca juga: Catat! Aturan Baru Jam Kerja PNS Selama Ramadan 2021, Berikut Ketentuan Terkait WFH dan WFO

Jawaban responden tersebut kemudian dibandingkan dengan survei LSI terhadap pelaku usaha untuk melihat kaitannya.

Hal itu karena di survei pelaku usaha pada Desember 2020 sampai Januari 2021 lalu juga ditanyakan kepada para pelaku usaha "Apakah sering mereka memberi uang kepada aparat negara untuk melancarkan urusan?"

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved