Ramadan 2021
Apem Bohay, Makanan Khas Pandeglang, Si Putih Nan Kenyal Paling Dicari Saat Ramadan
Bentuk mengembang dan besar itu yang membuat kue tersebut biasa disebut warga setempat Apem Bohay.
Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Ia menjual satu bungkus Apem Bohay biasa berisi 10 biji dengan harganya Rp 10.000.
Namun, untuk paket Apem Bohay dengan gula merah atau gula aren dijual dengan harga Rp 15.000.
Omzet penjualan Apem Bohay dari Nuriah meningkat selama Ramadan dari Rp 1,2 juta menjadi lebih Rp 4 juta dalam sehari.
Sebab, makanan khas Pandeglang yang satu ini banyak dicari warga untuk takjil berbuka puasa. Pembelinya dari Banten, hingga Jakarta dan Bandung.
Baca juga: Kuliner Khas Serang Bontot, Terasa Ikannya dan Cocok Untuk Sajian Berbuka Puasa
"Apem Bohay bisa tahan 2 sampai 3 hari selama dibungkus. Kalau ingin tahan sampai 4 hari, bisa dimasukkan ke dalam tupperware rapat." ujarnya.
Herman, karyawan Telkom, mengaku sengaja datang dari Kota Serang warung Nuriah di Kecamatan Cimanuk Pandeglang hanya untuk membeli Apem Bohay. Sebab, ia sudah lama mengetahui cita rasa kue yang satu ini.
"Saya beli Rp 100 ribu. Saya sering ke sini buat beli apem untuk buka puasa, oleh-oleh, soalnya di sini apemnya rasanya enak, engga cepet basi ditambah ada khas gula arennya," ungkapnya.
Cara Membuat Apem Bohay
Nuriah mulai membuat Apem Bohay mulai pukul 24:00 sampai pukul 17:30 dan langsung dijajakan di tempat jualannya. Pada hari biasa dia membuat apem pukul 03:00 sampai pukul 12:00.
Dalam sehari ia menghabiskan 3 karung tepung beras dan 17 kilo tape dari Pacurendang dan menghasilkan 4.000 piece atau biji apem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kue-apem-bohay-atau-apem-putih-makanan-khas-pandeglang-2.jpg)