Breaking News:

News

KABAR TERBARU, KPK Ungkap Harun Masiku Sudah Ada di Indonesia, Belum Ditangkap Karena Ini

Terdengar adanya kabar terbaru dari buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masiku yang disebut tengah berada di Indonesia.

kpu.go.id
Foto politikus PDIP Harun Masiku semasa masih menjadi anggota Partai Demokrat. Harun kini menjadi buronan KPK. 

TRIBUNBANTEN.COM - Terdengar adanya kabar terbaru dari buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masiku yang disebut tengah berada di Indonesia.

Melansir Tribunnews, namun saat ini mantan calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu belum ditangkap karena penyelidik yang menangani kasus tersebut telah dinonaktifkan dari tugasnya.

Hal itu disampaikan pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), Harun Al Rasyid.

Dia adalah Kepala Satgas Penyelidik KPK. ”Ada. Sinyal itu ada,” kata Harun Al Rasyid soal kemungkinan keberadaan Harun Masiku di Indonesia.

Baca juga: Satu Tahun Buron, Kemana Perginya Harun Masiku? KPK: Kami Masih Mencari

Hal itu disampaikannya dalam sebuah video yang merekam percakapan antara Najwa Shihab dengan sejumlah pegawai KPK yang tak lolos TWK di balik layar program ’Mata Najwa’, Jumat (28/5).

Menurut Harun Al Rasyid, dua bulan lalu Harun Masiku masih berada di luar negeri. Saat itu ia bersama pegawai KPK lainnya hendak memburunya.

Baca juga: Presiden Jokowi Didesak Turun Tangan untuk Segera Kembalikan Posisi 51 Pegawai KPK

Namun, upaya itu terhambat. Namun kini, Ia menyebut  Harun Masiku yang telah menjadi buron 16 bulan itu telah masuk kembali ke Indonesia. 

Najwa Shihab kemudian bertanya soal pengetahuan pimpinan KPK mengenai keberadaan  Harun Masiku di Indonesia.

Harun Al Rasyid tidak mengonfirmasi hal ini. Dia mengatakan dirinya tidak bisa melaporkan keberadaan  Harun Masiku lantaran telah diminta agar menyerahkan tanggung jawabnya.

"Jadi saya enggak bisa ngelaporin," kata Harun.

Hal ini terkait terbitnya Surat Keputusan Nomor 652 Tahun 2021 soal pembebastugasan 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam tes wawasan kebangsaan. Karena itu meskipun Harun Masiku telah berada di Indonesia, Harun dan pegawai KPK lainnya yang menangani kasus ini tidak bisa menindak.

Baca juga: 51 Pegawai KPK Dipecat Karena Tak Lolos TWK, Padahal Jokowi Bilang Jangan Pecat

”Jadi, kalau SK [pembebastugasan]-nya dicabut bisa langsung ditangkap, ya?" tanya Najwa kemudian. "Ya, ditangkap," jawab Harun.

Sebelumnya, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos TWK untuk alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Sementara itu 51 dari 75 pegawai tersebut Beberapa orang yang tidak lolos TWK diketahui sedang menangani kasus-kasus korupsi yang menjadi sorotan publik, seperti korupsi bansos dan suap ekspor benur.

Baca juga: Alasan 51 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Diberhentikan

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved