Breaking News:

Lebak

Warga Baduy Positif Covid-19, Dispar Lebak Duga Karena Banyak Kunjungan Hingga Singgung Dedi Mulyadi

Pasca dua warga positif Covid-19, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadi turut memberi tanggapan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Sejumlah warga Baduy luar berkumpul di depan rumah di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (3/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pasca dua warga positif Covid-19, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadi turut memberi tanggapan.

Imam mengatakan karena sejak awal Pandemi Covid-19 sebenernya ia sangat terganggu dengan adanya pemberitaan  kalau warga Baduy tak bisa terpapar Covid-19.

Setelah ramai pemberitaan itu akhirnya malah berdampak dengan masyarakat ingin berkunjung untuk  mencari tahu langsung ke Baduy.

Imam menyebut adanya mobilitas masyarakat yang tinggi ke Baduy Luar memungkinkan penyebarannya dari sana.

Baca juga: 2 Warga Terpapar Covid, Kepala Disparbud Lebak Sebut Baduy Luar Tak Terima Wisatawan Selama PPKM

"Sampai pada waktu itu anggota DPR RI Dedi Mulyadi sempat mengatakan bahwa di Baduy tidak ada Menteri Kesehatan atau Pendidikan, akan tetapi coba lihat Baduy saat ini masih nol kasus," jelasnya saat dihubungi, Sabtu (14/8/2021).

Imam menjelaskan kalau Saba Budaya (masyarakat yang datang berkunjung) ke Baduy pun terus menunjukkan jumlah yang tinggi.

Baca juga: Dua Warga Baduy Luar Positif Covid-19, Petugas Puskesmas Kesulitan Lakukan Tracing

Sehingga mengakibatkan banyak warga luar yang berkunjung ke Baduy dengan dalil membuat kegiatan sosial.

Warga Baduy Luar sedang bercengkrama di teras rumah di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten
Warga Baduy Luar sedang bercengkrama di teras rumah di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Apalagi, menurutnya masyarakat Baduy sendiri sangat ramah dan tidak menutup diri dengan saba budaya yang masuk.

Baca juga: CEK FAKTA! Viral Pesan WhatsApp Sebut Suku Baduy Sehat Tanpa Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kominfo

"Sehingga hal tersebut membuat reaksi berlebihan kepada masyarakat untuk datang dan melihat ke Baduy. Dan sekarang banyak orang ke Baduy untuk kegiatan sosial," jelasnya.

Ia pun mengatakan bahwa saat ini kawasan Budaya Baduy masih tertutup oleh orang luar yang ingin melihat kehidupan masyarakat di sana.

Baca juga: Kata Warga Baduy Luar Soal Pandemi Covid-19: Ini Peringatan Agar Kita Segera Bertaubat

Kini, pemerintah Kabupaten Lebak juga telah mulai menyediakan pos penyekatan di Baduy Luar dan Dalam untuk memantau arus pergerakan kendaraan yang datang karena beresiko menimbulkan kasus baru.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved