Breaking News:

News

Kemenhub Resmi Berlakukan Pembatasan Pintu Masuk Internasional di 3 Transportasi, Ini Aturannya

Kementerian Perhubungan telah resmi membatasi pintu masuk internasional baik melalui transportasi darat, laut dan udara.

WARTAKOTA/Nur Ichsan
Ilustrasi kedatangan warga negara asing (WNA) di bandara 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Perhubungan telah resmi membatasi pintu masuk internasional baik melalui transportasi darat, laut dan udara.

Melansir Tribunnews, langkah itu diambil untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo agar mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia, melalui simpul-simpul transportasi internasional.

Kemenhub menerbitkan Surat Edaran Kemenhub tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Darat (SE Nomor 75 tahun 2021), Laut (SE Nomor 76 tahun 2021), dan Udara (SE Nomor 74 tahun 2021).

"Secara umum pengaturan syarat perjalanan internasional baik di darat, laut, dan udara pada sama seperti aturan sebelumnya," ungkap  Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di jakarta, Rabu (15/9/2021).

Untuk syarat kesehatan merujuki pada SE Satgas Nomor 18 Tahun 2021 dan untuk kategori orang asing yang dapat masuk ke Indonesia merujuk pada Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021.

Baca juga: Terbit Surat Edaran, Berikut Syarat dan Aturan Terbaru dari Kemenhub Bagi Penumpang Pesawat

Adita menambahkan, yang membedakan adalah saat ini merujuk pada Inmendagri No. 42, dilakukan pembatasan pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan maupun bandara.

Untuk bandara hanya dibuka di Bandara Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi Manado.

Untuk pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam dan Nunukan. Serta, untuk PLBN hanya dibuka di Terminal Entikong dan Aruk.

Baca juga: Kemenhub Prediksi Pergerakan Masyarakat Meningkat Setelah Lebaran : Petugas Diharap Lebih Konsisten

Selain itu, tes PCR selain dilakukan H-3 sebelum kedatangan juga akan dilakukan di lokasi kedatangan, baik itu di pelabuhan, bandara maupun pos batas lintas negara.

engawasan juga akan diperketat bekerja sama dengan unsur terkait seperti TNI Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes, Satgas Covid-19 Pusat dan Daerah, dan lain-lain.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved