Breaking News:

Kabupaten Tangerang

Capaian Vaksinasi Covid-19 Masih Rendah, Kabupaten Tangerang Dikeluarkan dari Aglomerasi Jabodetabek

Kabupaten Tangerang resmi di keluarkan dari wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Tangkapan layar video via TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Bupati Tangerang Zaki Iskandar bersama Fariz dan tim medis di Rumah Sakit Ciputra, Sabtu (16/10/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Kabupaten Tangerang resmi di keluarkan dari wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Keputusan itu dibuat oleh Pemerintah Pusat yang di mana Kabupaten Bogor pun ikut dikeluarkan.

Melansir Tribun Jakarta, alasannya karena capaian vaksinasi Kabupaten Bogor dan Tangerang masih rendah.

Di mana hal itu dapat menghambat penurunan status level PPKM Jabodetabek.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan, dikeluarkannya Kabupaten Tangerang dari wilayah aglomerasi, tidak berpengaruh pada proses vaksinasi Covid-19 .

"Ya kita tetap akan kejar target 70 persen (vaksinasi Covid-19)," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Dikeluarkan dari Aglomerasi Jabodetabek, Pemkab Tangerang Mengaku Kekurangan Nakes untuk Vaksin

Hendra mengaku, bila di wilayahnya pencapainnya vaksinasi Covid-19 baru mencapai 56,4 persen.

Menurutnya, hal ini terjadi akibat banyak warganya yang telah divaksin Covid-19 di luar Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Capaian Rendah, Berikut 3 Alasan Warga Kota Tangerang Tolak Vaksinasi Covid-19

Kendati demikian, ia akan berusaha menargetkan vaksinasi Covid-19 hingga lingkup RT/RW.

"Kendalanya warga kita sebelumnya sudah divaksin di DKI, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, sehingga jadi ikut capai kota lain. Kemudian Data P-Care itu tetap masuk DKI, atau kota lain," jelas Hendra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved