Breaking News:

Gadis Disabilitas di Serang Jadi Korban Kebejatan Tetangga Hingga Hamil, Dijebak Sepulang Salat

wanita tuna grahita alias keterbelakangan mental berinisial Y (21) asal Kasemen Kota Serang menjadi korban rudapaksa

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Dua pelaku rudapaksa seorang gadis di Kecamatan Kasemen, Kota Serang diamankan anggota Satreskrim Polres Serang Kota 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG- wanita tuna grahita alias keterbelakangan mental berinisial Y (21) asal Kasemen Kota Serang menjadi korban rudapaksa oleh tetangga dan pamannya hingga hamil.

Korban dan orang tuanya sama-sama tunagrahita dan tinggal bersama pamannya, ED (40) yang merupakan seorang buruh di wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Sementara tetangga korban berinisial S (46) seorang wiraswasta tinggal di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen Kota Serang.

Pelaku rudapaksa gadis keterbelakangan mental di Kota Serang
Pelaku rudapaksa gadis keterbelakangan mental di Kota Serang (TribunBanten.com/Mildaniati)

Kapolres Serang Kota, AKBP Matuli Ahiles Hutapea mengatakan peristiwa rudapaksa tersebut terjadi pada Kamis (25/11/2021) saat korban pulang menunaikan salat Subuh di masjid pukul 05.30 WIB.

"Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, Y dipanggil oleh S ke rumahnya. Saat itulah terjadi tindakan asusila," kata Maruli dalam konferensi pers di Mapolres Serang Kota, Jumat (26/11/2021).

Tak hanya sekali, rupanya korban dirudapaksa S sebanyak enam kali.

Baca juga: Oknum Polisi yang Diduga Rudapaksa Istri Tahanan Bakal Disidang Kode Etik, Dapat Sanksi PTDH

Tak hanya itu, korban juga menjadi korban kebejatan pamannya sendiri.

" Si S ini sudah lama ditinggal istirnya sebagai TKW di Arab Saudi lebih dari 3 tahun. Y dipaksa dengan diancam menggunakan senjata tajam, takut-takuti serta diberikan imbalan berupa uang," ungkapnya.

Saat ini, korban dalam keadaan hamil.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan tetangga korban juga punya istri bekerja sebagai TKW," tuturnya.

Sejak kejadian itu, kata Maruli, Korban bercerita pada orang tuanya.

Baca juga: Alami Pendarahan Setelah Diajak Guru ke Rumah, Siswi SMK Ini Dirudapaksa dengan Modus Kerjakan Tugas

"Orangtua korban bercerita pada tetangga dan tetangga bantu lapor," katanya.

Dua orang pelaku diamankan di rumahnya masing-masing di Kasemen tanggal (25/11/2021) pukul 23.00 oleh Satreskrim Polres Serang Kota.

Kedua tersangka diancam pasal 286 KUHPidana pasal 286 dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved