PNS Tangerang Jadi Tersangka Teroris, Sekda Heran Anak Buah Terjerat
Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih menunggu hasil pemeriksaan polisi terkait pegawai negeri sipil (PNS) berinisial TO
TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih menunggu hasil pemeriksaan polisi terkait pegawai negeri sipil (PNS) berinisial TO yang diduga terkait terorisme.
TO diketahui bekerja sebagai staf analisis mesin pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang.
TO ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di sebuah mushala, Perumahan Samawa Village, Jati Mulya, Sepatan, Selasa (15/3/2022) pagi.
"Kami tunggu hasil pemeriksaan yang dilaksanakan pihak berwajib, jadi enggak serta-merta menentukan sikap," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid, dikutip dari rekaman yang diterima Kompas.com, Rabu (16/3/2022).
Baca juga: Istri Terduga Teroris Marah Rumahnya Digeledah Densus 88: Bawa Saja, Itu Mobil Dinas
Jadi, pihaknya masih harus menunggu hasil pemeriksaan seperti apa.
"Karena masih pemeriksaan, pendalaman kan," tuturnya.
Dia mengungkapkan, TO merupakan PNS golongan 2D atau pelaksana.
Berdasarkan penelusurannya, To merupakan pegawai yang rajin. Selain itu, menurut dia, To tidak terindikasi sebagai seorang tersangka terorisme.
"Tadi Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas (Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang), dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah), saya panggil ke sini," sebutnya.
"Ternyata, kesehariannya (To) baik-baik saja, rajin, baik-baik menjalankan tugas di Dinas Pertanian. Tidak terlihat dia, enggak ada teknisi seperti itu, dia baik-baik saja," lanjut dia.
Baca juga: Kronologi Penangkapan PNS Terduga Teroris, Istri Syok Suami Tak Kunjung Pulang Usai Salat Subuh
Adapun berdasarkan penuturan Ketua Rukun Warga (RW) di Perumahan Samawa Village, Lukman, To ditangkap seusai melaksanakan shalat subuh.
"(Ditangkap) sekitar jam 05.00 WIB. Kejadiannya (penangkapan) di mushala perumahan ini, habis shalat subuh," ujar Lukman, saat ditemui, Selasa.
Menurut dia, istri To sedang berada di kediamannya saat To ditangkap.
Karena To tak kunjung pulang, sang istri mencari ke masjid perumahan dan mengetahui bahwa suaminya sudah ditangkap.
Sekitar pukul 07.00 WIB, menurut Lukman, Densus 88 sempat menggeledah kediaman To. Penggeledahan dilakukan selama lebih kurang 30 menit.
Baca juga: SOSOK PNS Terduga Teroris Jaringan JI: Orang Baik yang Penuh Gagasan dalam Bekerja
Ada beberapa barang yang turut diamankan Tim Densus 88, yakni empat buah buku, satu kartu ATM, dan satu ponsel.
Lukman mengaku tak mengetahui judul dari empat buku yang disita polisi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PNS di Tangerang Ditangkap Densus 88, Pemkab Tunggu Hasil Pemeriksaan"

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/aparat-brimob-berjaga-di-depan-markas-komando-mako-brimob.jpg)