Istri Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Melakukan Perlawanan saat Digeledah: 'Gak Nyangka'

MO (39), istri terduga teroris, marah-marah kepada petugas Densus 88 Antiteror saat kediamannya digeledah.

warta kota/gilbert sem sandro
Tim Densus 88 Polri melakukan penggeledahan di rumah Tobiin, terduga teroris yang baru saja ditangkap. 

TRIBUNBANTEN.COM  - Istri Tobiin, MO (39) sempat melawan dan marah kepada petugas saat rumahnya digeledah.

Tobiin merupakan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada Selasa (15/3/2022) dini hari.

Adapun penggeledahan rumah Tobiin di Perumahan Samawa Village, Jatimulya, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dilakukan pada Rabu (16/3/2022).

Baca juga: PNS Tangerang Jadi Tersangka Teroris, Sekda Heran Anak Buah Terjerat

Jaro Uki, selaku Ketua RT setempat, mengatakan MO sempat menolak saat petugas ingin memeriksa identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Tobiin.

"Tadi waktu petugas Densus 88 Antiteror lagi menggeledah rumah Tobiin, isterinya sempat menolak saat petugas mau memeriksa KTP milik Tobiin," ujar Jaro Uki saat diwawancarai Wartakotalive.com.

Namun demikian, Jaro mengaku memberi penjelasan kepada MO secara tenang. Menurutnya, petugas Densus 88 Antiteror merupakan pihak yang berhak untuk memeriksa hal tersebut.

"Tapi, akhirnya isterinya itu mau memberikan KTP Tobiin, setelah saya jelasin pelan-pelan," kata dia.

"Saya bilang ke dia (isteri Tobiin), bahwa petugas adalah aparat yang memiliki kewenangan untuk memeriksa itu," sambungnya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan PNS Terduga Teroris, Istri Syok Suami Tak Kunjung Pulang Usai Salat Subuh

Selain menolak saat dimintai identitas KTP Tobiin, MO juga sempat berkata kepada petugas dengan nada tinggi. 

Ucapan tersebut dilontarkan MO, saat memaksa kepada petugas untuk membawa serta mobil yang terparkir di teras atau halaman depan rumah Tobiin.

"Isterinya juga sempat agak marah gitu waktu petugas sedang melakukan penggeledahan, 'kalau mau dibawa ya silahkan bawa saja mobil ini, tapi itu mobil dinas', begitu kata isterinya," ujar Jaro. 

"Isterinya kaya maksa petugas buat bawa mobil yang ada disitu, tapi enggak dibawa (mobilnya) sama petugas," terangnya.

Lebih lanjut Jaro menambahkan, MO mengaku tidak mengetahui penyebab penangkapan terhadap Tobiin, yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Menurutnya, MO tidak menyangka bahwa suaminya tersebut diamankan akibat kasus tersebut.

"Waktu awal petugas dateng, saya lihat isterinya kaget. Dia bilang enggak menyangka kejadian penangkapan seperti ini," ungkapnya.

Baca juga: Terduga Teroris Jamaah Islamiyah Ditangkap di Tangerang, Berstatus PNS

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved