Breaking News:

Kisah Juriah TKW Asal Serang, Tidak Digaji & Tidur di Kandang Unta, Kini Menangis Ingin Dipulangkan

Nasib malang menimpa Juriyah (29) Tenaga Kerja Wanita (TKW) atau Pekerja Mingran Indonesia (PMI) yang saat ini berada di Riyadh, Arab Saudi.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Nasib malang menimpa Juriyah (29) Tenaga Kerja Wanita ( TKW) atau Pekerja Mingran Indonesia ( PMI) yang saat ini berada di Riyadh, Arab Saudi.

Perempuan asal Desa Pengandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten menangis ingin dipulangkan.

Hal tersebut lantaran dirinya diperlakukan tidak baik oleh sang majikannya.

Baca juga: Viral Video TKW Asal Serang di Arab Menangis Ingin Pulang Karena Tak Kuat Diperlakukan Tidak Layak

Sekertaris Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Provinsi Banten, Nafiz Salim mengatakan bahwa, sebelum Juriyah pun sempat membuat pelaporan dan ingin dipulangkan pada lima bulan lalu, atau sekitar di bulan Februari 2022.

"Sekitar 5 bulan lalu memang sempat ada laporan masuk kesini. Ingin dipulangkan karena tidak menerima selama 7 bulan dan tidur digudang," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/8/2022).

Namun, pihaknya mengaku sempat tidak ada kejelasan dari pihak pelapor. Dan kasus tersebut tertunda karena lost contec.

Ia juga mengatakan bahwa dalam pelaporan pertama Juriyah mengaku tidak dikasih makan selama bekerja di sana.

"Jadi, kalau makan ya harus beli sendiri dari gaji yang diterimannya. Cumankan sejak 7 bulan kemarin tidak menerima gaji makannya minta dipulangin tapi engga ada kelanjutan dari pihak suaminya yang melapor ke sini," katanya.

Selain tidak mendapatkan makan, Juriah juga harus tidur disebuah gudang dan tak mendapatkan gaji.

Bahkan ironinya, PMi itu tinggal dan tidur di sebuah kadang unta.

Tidak hanya itu, Juriyah juga kerap kali menerima perlakuan kasar dari majikannya. Bahkan dirinya juga sempat dipukul oleh tangan kosong dibagian kepala dan badan oleh majikannya.

"Informasi yang saya terima ibu Juriyah memang benar mendapatkan perlakuan yang tidak baik, dirinya juga kerapkali dipukul, tidak dikasih makan dan harus tidur di kandang unta, bahkan hingga kini belum menerima gaji," katanya.

Keluarga Juriah TKW asal Kabupaten Serang yang disiksa di Arab Saudi kini minta dipulangkan
Keluarga Juriah TKW asal Kabupaten Serang yang disiksa di Arab Saudi kini minta dipulangkan (Desi Purnamasari/TribunBanten.com)

Ia mengatakan juriyah bekerja di Riyadh, Arab Saudi sudah berjalan 2 tahun lebih. Dan memang secara ilegal.

Perlakukan tersebut sudah dirasakan Juriyah sejak pertama kali Juriyah bekerja di sana. Namun untuk kekerasan baru terjadi pada bulan kemarin.

Dalam hal ini, pihaknya mengaku akan berusah membantu dan memulangkan Juriyah kembali ke kampung halamannya.

"Kita masih tunggu laporan dari pihak keluarga, karena kami membutuhkan berkas-berkas dan data untuk di lanjutkan ke pihak Kementrian Luar Negeri," katanya.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga PMI, dan pihak keluarga berharap agar PMI ini dapat dipulangkan dengan selamat," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved