Breaking News:

5 Tips dalam Kelola Wilayah Pesisir versi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membagikan 5 tips dalam mengelola wilayah pesisir berikut tipsnya.

Editor: Ahmad Haris
tangerangkab.go.id
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Forum PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) di Hotel Atria Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/10/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membagikan tips dalam mengelola wilayah pesisir.

Menurutnya, pengelolaan wilayah pesisir memiliki banyak tantangan.

Namun, banyak pula peluang yang dapat dicapai untuk kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat sekitar, biota laut, UMKM, hingga pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Baca juga: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Tekankan Pentingnya Pendidikan Jurnalistik Bagi Wartawan  

Ahmed Zaki Iskandar pun membagikan pengalamannya mengelola kawasan pesisir, dalam Forum Partnerships in Environmental Management for The Seas of East Asia Network of Local Governments atau PEMSEA PNLG Forum 2022, yang selenggarakan di Hotel Atria Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/10/2022).

Menurut Bupati Tangerang dua periode itu, untuk mengimplementasikan prinsip Integrated Coastal Management (ICM) dalam pengelolaan wilayah pesisir, bukan hanya mengenai teknikal bagaimana melakukannya secara aspek keberlanjutan.

Namun, dalam hal ini juga diperlukan kepemimpinan yang kuat guna membuat pesisir jadi lebih baik.

Berikut ini adalah tip dari Bupati Tangerang yang disampaikan kepada peserta forum PNLG.

Pertama, implementasi prinsip Integrated Coastal Management (ICM) tetap menjadi prioritas paling utama, di wilayah pesisir dan pantai.

"Mulai dari komitmen pada ICM program khususnya. Lakukan tahap demi tahap," kata Ahmed Zaki yang menjabat Wakil Presiden PLNG.

Kedua, pengelolaan wilayah pesisir dan pantai, dilakukan secara bertahap dari hal terkecil, serta menunjukkan komitmen terhadap apa yang telah dikembangkan.

Ketiga, dalam melakukan pengelolaan pesisir, Zaki menyarankan perlu menjalin komunikasi dengan semua pihak, tak terkecuali pemerintah provinsi, sampai kepada pemerintah pusat.

Sebab, dalam melakukan pengelolaan pesisir secara terpadu tidak bisa dilakukan secara individu.

"Dalam periode itu kita harus lebih aktif dalam berkomunikasi kepada semua kementerian dan sektor-sektor penting yang mendukung program Anda," ujarnya.

Keempat, pengelolaan wilayah pesisir seperti Desa Ketapang perlu dukungan pihak lain.

Baca juga: Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut Naik, RSUD Kabupaten Tangerang Henti Gunakan Obat Sirup untuk Pasien

Ahmed Zaki menyatakan, pengelolaan Desa Ketapang di Kabupaten Tangerang tak dilakukan sendiri.

Menurutnya, perlu dukungan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga pihak swasta.

Kelima, butuh dukungan pihak swasta dan masyarakat.

"Yang paling penting masyarakat perlu mendukung, dan masyarakat ikut dilibatkan," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved