Aksi Arogan Anggota Satpol PP Pandeglang, Diduga Pukul Kepala Pengamen Wanita

Seorang anggota Satpol PP Pandeglang diduga memukul seorang pengamen wanita. Insiden itu terjadi di Alun-alun Pandeglang, Lebak, Banten

|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi Satpol PP Pandeglang saat melakukan penertiban. Seorang anggota Satpol PP Pandeglang diduga memukul seorang pengamen wanita. Insiden itu terjadi di Alun-alun Pandeglang, Lebak, Banten pada beberapa waktu lalu. Video pemukulan pengamen wanita itu beredar luas di masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang anggota Satpol PP Pandeglang diduga memukul seorang pengamen wanita.

Insiden itu terjadi di Alun-alun Pandeglang, Pandeglang, Provinsi Banten pada beberapa waktu lalu.

Video pemukulan pengamen wanita itu beredar luas di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pandeglang, Buntara, membenarkan insiden tersebut.

Menurut dia, anak anggota Satpol PP yang merupakan seorang wanita dibawa kabur oleh rekannya, pengamen jalanan.

Baca juga: Berstatus Sengketa, Taman Jajan Pasar Lama Disegel Satpol PP Kota Tangerang

"Tapi tidak ada asap kalau tidak ada api. Orang tuanya yang merupakan anggota saya kesal pada wanita itu, karena anaknya dibawa kabur 3 hari 3 malam, dicari-cari enggak ketemu. Pas ketemu ada di gunung nginep di rumah pria," kata Buntara.

Kekesalan itu memuncak, ketika orangtua si anak menemukan ada indikasi bahwa mereka meminum obat terlarang..

"Sebagai orang tua pasti kesal, karena anaknya dibawa-bawa enggak benar," ujarnya.

Meski demikian, Bunbun mengaku meminta maaf kepada KPJ Kabupaten Pandeglang, yang merasa sakit hati oleh perbuatan oknum anggota Satpol PP..

"Tapi saya secara institusi meminta maaf kepada anak jalanan tersebut, InsyaAllah kedepan tidak ada seperti itu," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Pandeglang, Hedi Edot meminta oknum Satpol PP Pandeglang meminta maaf.

Hal itu buntut dari penertiban yang dilakukan anggota Satpol PP pada penyanyi jalanan di Alun-alun Pandeglang, beberapa hari lalu.

Menurut Hedi Edot, dalam aksi penertiban tersebut oknum Satpol PP Pandeglang bersikap arogan.

Bahkan, salah seorang wanita yang merupakan penyanyi jalan mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan.

Baca juga: PKL Jadi Tugas Berat, Satpol PP Kota Serang: Kalau Sudah Ditertibkan Nanti Balik Lagi

"Kami tidak masalah kalau oknum Satpol PP hanya melakukan peneguran semata. Tapi ini memukul kepala, korbannya wanita lagi," kata Hedi Edot kepada TribunBanten.com, Senin (20/3/2023).

Aksi arogan yang dilakukan oknum Satpol PP Pandeglang, kata Hedi menyakiti hati anggota KPJ Kabupaten Pandeglang.

"Kami ingin oknum Satpol PP meminta maaf secara langsung," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved