Dua Kader Golkar dan PAN Berebut Tiket Pilkada Cilegon 2024: Siapa yang Berpeluang?
Dua kader Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini tengah berlomba untuk mendapatkan tiket di Pilkada Cilegon 2024.
TRIBUNBANTEN.COM - Dua kader Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini tengah berlomba untuk mendapatkan tiket di Pilkada Cilegon 2024.
Kader Partai Golkar yang berebut tiket menjadi calon Wali Kota Cilegon 2024 ialah Ratu Ati Marliati dan Isro Miraj.
Sementara, dua kader PAN yang berebut tiket di calon Wali Kota Cilegon 2024 ialah Alawi dan Dede Rohana Putra.
Baca juga: Enam Pimpinan Parpol Warnai Bursa Calon Wali Kota Serang 2024, Ini Daftarnya
Partai Golkar
Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Isro Mi'raj menerima mandat sebagai bakal calon Wali Kota Cilegon untuk Pilkada 2024 yang diusung oleh partai Golkar.
Selain Isro Mi'raj, DPP Partai Golkar juga mengusung Ketua DPD II Partai Golkar Ratu Ati Marliati untuk kembali maju di Pilkada 2024 sebagai bakal calon walikota Cilegon.
Keduanya resmi diberikan mandat sebagai bakal calon walikota Cilegon pada Selasa (21/11/2023).
Isra Mi'raj menerangkan bahwa dalam mandat yang diberikan kepadanya, secara umum DPP Partai Golkar menugaskan kepadanya untuk memenangkan Pemilu 2024.
Baca juga: Caleg NasDem Terpilih Bakal Maju Jadi Calon Bupati Lebak 2024, Siap Lawan Trah Jayabaya?
"Arahan ketum intinya ketika sk (bakal calon walikota,-red) ini dikeluarkan, dan semua diberi tugas parameternya untuk memenangkan pileg dan pilpres, dan ini tiket (bakal calon walikota,-red) ini gratis, dibayarnya secara sekarang ini kerja keras memenangkan pemilu," ujarnya
Diakui Isro, dalam penyerahan SK kepada seluruh bakal calon kepala daerah se Indonesia, DPP Partai Golkar tidak menyampaikan tugas secara spesifik terkait Pilkada.
Terlebih dalam bursa Pilkada 2024, DPP Partai Golkar menunjuk dua bakal calon walikota Cilegon.
"Ke arah sananya belum disampaikan secara spesifik, makanya saya tidak ngerasa besar kepala, tidak merasa hebat, tidak merasa ini menjadi persaingan, karena kita sama-sama ingin membesarkan partai di mana kita sedang bernaung," ungkapnya.
Dalam mandat itu, kata Isro, secara umum hanya menugaskan untuk memenangkan pemilu baik itu pileg ataupun Pilpres.
Sehingga baik secara tersurat ataupun tidak tersurat, kata dia, sebagai kader tentunya semua kader akan menjalankan tugas pimpinan.
PAN
DPP PAN secara resmi telah memberikan surat rekomendasi kepada dua kader terbaiknya untuk maju pada kontestasi Pilkada Cilegon 2024.
Keduanya yaitu Wakil Ketua DPW PAN Banten, Dede Rohana Putra dan Ketua DPD PAN Cilegon, Alawi Mahmud.
Baik Dede Rohana ataupun Alawi Mahmud, keduanya sama-sama mendapatkan Surat Rekomendasi sebagai Calon Wali Kota Cilegon pada Pilkada Cilegon 2024.
Namun dari kedua kader PAN tersebut, mereka ternyata mempunyai target yang berbeda pada kontestasi Pilkada Kota Cilegon.
Saat dikonfirmasi, Dede Rohana Putra memastikan dirinya menargetkan maju sebagai Calon Wali Kota Cilegon (C1)
Sementara Alawi Mahmud membuka opsi untuk maju menjadi Wakil Wali Kota Cilegon (C2).
"Saya harus C1 (Calon Wali Kota Cilegon,-red), kalau bukan saya gak minat," ujar Dede Rohana Putra saat dikonfirmasi melalui telpon, Rabu (27/3/2024).
Disampaikan Dede Rohana, dirinya tetap dalam pendiriannya, seperti pada beberapa kesempatan sebelumnya.
Di mana Dede Rohana menegaskan bahwa dirinya siap meninggalkan kursi DPRD Provinsi Banten, jika ditugaskan untuk menjadi Calon Wali Kota Cilegon.
"Saya rela meninggalkan kursi DPRD Provinsi untuk menjadi Calon Wali Kota Cilegon," ucapnya.
Dede menilai target dirinya untuk maju sebagai orang nomor satu di Kota Cilegon tidaklah berlebihan.
Apabila hal itu mengacu pada perolehan suaranya di Pileg 2019 dan 2024.
"Target saya tidak muluk-muluk (tidak berlebihan,-red) pada Pileg 2019 saja, saya memperoleh sekira 27.000 suara, pada 2024 saya memperoleh sekira 38.000 suara," ungkapnya.
Kemudian Dede juga membandingkan perolehan suaranya dengan peroleh suara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon yang kini tengah menjabat Helldy Agustian - Sanuji Pentamarta pada Pilkada 2020 lalu.
"Kalau berkaca pada suara Wali Kota Cilegon di Pilkada lalu jumlahnya 78 ribu suara, suara saya saat ini 38 ribu kalau sama suara partai 48 ribu dan itu pun kita kan nanti tidak sendirian," katanya.
"Tergantung pasangan dan partai pengusung nanti," tambahnya.
Berbeda dengan target Dede Rohana, yang memasang harga mati dirinya sebagai Calon Wali Kota Cilegon.
Ketua DPD PAN Cilegon, Alawi Mahmud justru masih membuka opsi-opsi lain selain maju untuk menjadi Calon Walikota Cilegon.
"Yang saya tahu di dalam dunia politik itu nggak mengenal harga mati, semua fleksibel, yang sulit jadi mudah, yang benci jadi cinta," ungkapnya.
Menurut Alawi, dalam politik, perubahan itu bisa terjadi dalam waktu singkat.
Sehingga ia menilai bahwa tidak ada istilah harga mati untuk menjadi calon Wali Kota.
Melalui komunikasi politik atau lintas tokoh, kata Alawi, tentunya ini menjadi bahan pertimbangan untuk mengevaluasi di internal dengan partai dan tokoh mana PAN harus berpasangan.
"Dengan partai mana saya harus berkoalisi, dan dengan sosok siapa saya berpasangan, baik C1 (Calon Wali Kota Cilegon,-red) ataupun C2 (Calon Wakil Wali Kota Cilegon,-red)," ungkapnya.
Meski demikian, saat ini Alawi mengaku tetap menargetkan dirinya sebagai Calon Wali Kota Cilegon pada perencanaan awalnya.
"Plan satu nya sih memang untuk C1 tapi kan kembali kepada persoalan politik tidak ada yang mengunci harga mati dan sebagainya, kita ngobrol dengan berbagai pihak," katanya.
"Kalaupun kita ngotot di C1 misalnya kalau potensi kemenangannya rendah maka itu juga akan kami evaluasi," tambahnya.
| Sosok Haji Iye, Pengusaha Sekaligus Mantan Calon Wali Kota Cilegon Meninggal Dunia Hari Ini |
|
|---|
| Oknum ASN di Lebak Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Rekan Kerja saat Pilkada 2024 |
|
|---|
| Pastikan Persiapan PSU Kabupaten Serang Lancar, KPU RI Tinjau Gudang Logistik |
|
|---|
| 7 Calon Bupati di Bengkulu Diperiksa KPK, Buntut Kasus Dugaan Korupsi Eks Gubernur Rohidin Mersyah |
|
|---|
| Dapat Hibah Rp50 M di Pilkada 2024, KPU Lebak Diminta Kembalikan Sisa Anggaran Tak Terpakai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Partai-Golkar-dan-Partai-Amanat-Nasional-PAN-saat.jpg)