Pemilu 2024

Rapat Penyandingan C Hasil Plano Bersitegang, Bawaslu Kota Serang Walk Out 

Bawaslu Kota Serang walk out dalam rapat plano hasil penyandingan perolehan suara caleg DPR RI dapil Banten II pada Pemilu 2024.

|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Engkos
Bawaslu Kota Serang walk out dalam rapat plano hasil penyandingan perolehan suara caleg DPR RI dapil Banten II pada Pemilu 2024. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Jajaran Bawaslu Kota Serang walk out dalam rapat plano hasil penyandingan suara caleg DPR RI, dapil Banten II pada Pemilu 2024.

Mereka memilih tak mengikuti rapat plano yang digelar di Aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, karena situasi rapat berjalan tegang.

Ketegangan bermula ketika KPU Kota Serang meminta saran Bawaslu, untuk melakukan rekapitulasi hasil hitung ulang 20 TPS yang hilang dokumen C hasilnya.

Baca juga: Tegang! Saksi Partai Demokrat Ngamuk Bawa Keliling Palu Sidang Plano di KPU Kota Serang 

Hal ini memancing kemarahan seorang Saksi dari Partai Demokrat, Fery Fairuz, hingga ngamuk-ngamuk di ruang sidang.

Ia menolak langkah KPU Kota Serang, karena rekapitulasi hasil hitung ulang tidak sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang memerintahkan untuk dilakukan penyandingan.

Jalannya rapat pun disekors hingga dua kali, karena tak menemui titik temu.

Begitu sidang hendak dimulai pada Senin (8/7/2024) pukul 00.48 WIB, jajaran Bawaslu Kota memilih keluar dari forum.

"Situasi nya tidak kondusif yah," kata Ketua Bawaslu Kota Serang, Agus Aan kepada wartawan.

Aan mengungkapkan, sebelum keluar dia melakukan komunikasi dengan Bawaslu RI. Saran dari Bawaslu RI lanjut Aan, agar rapat plano ditunda hingga besok.

"Untuk keselamatan kami sidang ditunda dan ini atas arahan Bawaslu RI yah," ungkapnya.

Setelah Jajaran Bawaslu Kota Serang meninggalkan ruangan forum, ketegangan kembali terjadi. 

Kali ini dari kubu PDIP yang meminta untuk masuk hingga terjadi aksi saling dorong dengan kepolisian.

Namun ketegangan yang melibatkan puluhan massa tersebut berhasil diredam oleh kedua kubu, baik dari PDIP maupun Demokrat.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved