Mahasiswa Petra Bunuh Diri di Kampus, Ini Ciri-cirinya

Mayat itu ditemukan di kampus yang berada di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya pada Selasa (1/10/2024) pukul 10.45 WIB.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
kompas.com
ilustrasi bunuh diri. Seorang mahasiswa Petra bunuh diri di kampus. Mayat itu ditemukan di kampus yang berada di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya pada Selasa (1/10/2024) pukul 10.45 WIB. 

• Sedang : beberapa kali muncul pikiran bunuh diri, sedikit rencana, tidak mau
melakukannya 

• Tinggi : sering muncul pikiran bunuh diri, rencana yang jelas, tidak mau
melakukannya 

• Berat : selalu muncul pikiran bunuh diri, rencana yang jelas dan terus
menerus berniat melakukannya 

4. Tawarkan bantuan dan bawa konsultasi ke profesional kesehatan jiwa yang akan memeriksa dan memberikan penatalaksanaan yang sesuai. 

5. Berusaha untuk proaktif untuk menawarkan bantuan ketika muncul ide-ide bunuh diri lagi dengan meninggalkan nomor telepon 

6. Pindahkan benda-benda yang berbahaya yang bisa menjadi alat untuk melakukan bunuh diri

Terapi 

Saat dibawa ke profesional kesehatan jiwa maka orang yang melakukan perilaku bunuh diri akan mendapatkan terapi yang sesuai dengan kondisi kejiwaan yang dialaminya. 

1. Pengobatan/medikasi : Clozapin adalah obat pilihan untuk mengurangi risiko bunuh diri, obat obatan yang dapat diberikan lainnya adalah : anti psikotik, anti depresan, anti cemas/ansietas dan mood stabilizer 

2. Psikoterapi : terapi bicara untuk menguatkan kondisi mental dan merubah persepsi orang yang melakukan bunuh diri, Terapi Pikiran dan Perilaku (CBT=cognitive behaviour therapy ) akan sangat membantu. 

3. Terapi stimulasi / modulasi dengan TMS (Transcranial Magnetic Stimulation) pemberian stimulasi gelombang elektromagnetik ke otak biasanya di area DLPFC (dorso lateral pre frontal cortex), Neurofeedback, dan ECT (electro convulsive therapy). 

4. Pemberian Esketamine lewat hidung yang akan mengurangi dengan cepat gejala depresi dan tendensi bunuh diri

"Hidup di jaman sekarang banyak sekali stresornya, belum lagi trauma psikologis di masa lalu dan overthinking terhadap masa depan. Hal ini menyebabkan setiap orang sedang tidak baik baik saja hidupnya," ungkap Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS. Jiwa dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul BREAKING NEWS: Mahasiswa Petra Surabaya Ditemukan Tewas di Samping Gedung Kampus, Polisi Olah TKP

Sumber: Surya
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved