Hasil Survei Terbaru Litbang Kompas soal Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikasi sistematis bertingkat di 38 provinsi
Tingkat keyakinan senada juga dinilai dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, yaitu mencapai 73,1 persen.
Hanya 19,3 persen yang mengaku tidak yakin dan 7,6 persen lainnya mengaku tidak tahu.
3. Stabilitas politik dan keamanan
Tingkat kepercayaan publik terhadap sosok Prabowo dan Gibran khususnya bidang politik dan keamanan mencapai 76,4 persen.
Hanya 16,4 persen yang tidak yakin dan sisanya tidak tahu.
Mayoritas responden percaya, pemerintahan Prabowo-Gibran akan mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan.
4. Penegakan hukum
Di bidang hukum, sebagian besar responden, yaitu 74,5 persen juga yakin pemerintahan baru bakal mampu menegakkan hukum dengan baik di Indonesia.
Sedangkan responden yang tidak yakin bahwa pemerintahan baru bisa meningkatkan penegakan hukum mencapai 18,8 persen.
Prabowo dan Gibran juga memiliki citra yang positif di mata publik.
Tingginya tingkat keyakinan dan citra publik terhadap pemerintahan baru tidak lepas dari faktor internal dan eksternal.
Baca juga: Prabowo Bentuk Badan Haji dan Umrah Setara Kementerian, Ini 3 Calon Pemimpinnya
Dari sisi internal, Prabowo-Gibran memiliki modal sosial berupa dukungan masyarakat pada Pilpres) 2024.
Hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan, pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan mayoritas pemilih, yakni 96.214.691 suara atau 58,59 persen pemilih.
Dikutip dari Kompas.id, Sabtu (19/10/2024), gerak cepat persiapan transisi pemerintahan juga menjadi faktor lain tumbuhnya keyakinan publik.
Kepemimpinan Prabowo-Gibran bergerak taktis menyiapkan transisi pemerintahan dengan membentuk Tim Gugus Sinkronisasi Prabowo-Gibran pada akhir Mei 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-dan-Gibran-Rakabuming-as.jpg)