Hasil Survei Terbaru Litbang Kompas soal Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikasi sistematis bertingkat di 38 provinsi

Tayang:
Kompas.com
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan dilantik sebagai Presiden dan Wapres 2024-2029, pada 20 Oktober 2024. 

Tujuannya adalah untuk mensinkronisasi program pemerintahan baru dengan pemerintahan Jokowi.

Sejumlah anggota Tim Sinkronisasi kemudian juga bergabung dengan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin untuk mendukung kesinambungan pembangunan.

Baca juga: 60 Mobil Mercedes Benz S-Class untuk Pelantikan Prabowo-Gibran, Berikut Ini Spesifikasinya

Dalam menyusun kabinetnya, sistem perencanaan tersebut juga masih dilakukan.

Faktor lain yang tidak kalah penting berperan dalam meningkatkan keyakinan publik adalah implementasi janji-janji yang ditawarkan Prabowo-Gibran pada saat kampanye.

Program unggulan makan bergizi gratis, misalnya, telah diuji coba di sejumlah sekolah, seperti di Surakarta (Jawa Tengah), Tangerang (Banten), Bogor (Jawa Barat), dan Jakarta Selatan.

Tingginya tingkat keyakinan publik terhadap pemerintahan baru itu juga tidak lepas dari fakta bahwa pada transisi pemerintahan tahun ini.

Masih ada surplus kepercayaan dan dukungan publik dari faktor eksternal, yaitu warisan kinerja pemerintahan Jokowi-Amin yang masih diapresiasi sebagian besar publik, yaitu 75,6 persen.

Hasil survei di atas menunjukkan bahwa publik menaruh harapan besar kepada Prabowo untuk menaikkan martabat Indonesia dan meningkatkan kekuatan pertahanan negara.

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Publik Tinggi untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran"

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved