Pilkada Kota Serang
Debat Pilkada Kota Serang, Pengamat Soroti Tema hingga Jawaban Para Kandidat
Debat publik perdana Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang telah rampung, pada Selasa (29/10/2024) malam.
Penulis: Ade Feri | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Debat publik perdana Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang telah rampung, pada Selasa (29/10/2024) malam.
Pengamat politik dan pemerintahan Untirta, Moh Rizky Godjali menilai, debat yang disajikan oleh penyelenggara pemilihan belum cukup membumi, dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat Kota Serang saat ini.
Pasalnya, pada debat yang mengusung tema 'Menuju Transformasi Pemerintah Kota Serang dalam Melayani dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era 5.0' itu, menimbulkan miss persepsi.
Baca juga: Temuan Kelebihan C1 Plano untuk Pilkada Kota Serang, Bawaslu : Sedang Proses Penanganan
"Karena sebenarnya kita belum selesai, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat di kota Serang pada era 3.0, dan 4.0," ujarnya kepada TribunBanten.com, Rabu (30/10/2024).
"Jadi kalau sudah melompat di era 5.0, yang akan terjadi adalah, miss persepsi antara apa yang diharapkan oleh penyelenggara pemilihan, dengan mimpi-mimpi para calon walikota," sambungnya.
Akademisi FISIP Untirta itu menyebut, yang terjadi untuk kota Serang saat ini, masih jauh untuk menatap dari era 5.0.
"Sebab pembangunan di kota Serang saat ini, masih harus menghadapi persoalan-persoalan mendasar," ucapnya.
Menurutnya, apabila dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia, kualitas pembangunan di kota Serang kondisinya masih sama seperti 20 tahun yang lalu.
"Jadi itu yang harusnya diungkapkan adalah menyelesaikan persoalan-persoalan dasar, dan akar-akar dari berbagai keruwetan yang ada di kota Serang," jelas Rizky.
Adapun terkait dengan program paslon, Rizky menjelaskan, karena tema debat yang tidak membumi, maka visi-misi dari setiap calon pun belum cukup komprehensif, untuk menyelesaikan persoalan paling mendasar dari kota Serang.
Rizky menilai, semua visi-misi dari ketiga paslon, hanya menyampaikan hal-hal yang bersifat normatif dan regulatif.
"Misalkan pasangan nomor urut 01, dia mengungkapkan tentang inklusi, mandiri, dan berdaya saing, itu ada dalam naskah dokumen RPJP pemerintah pusat," katanya.
"Jadi dia mengadopsi, maka yang terjadi juga kan tidak ada kreativitas. Jadi semuanya normatif mengikuti regulasi yang ada," sambungnya.
Apalagi pasangan nomor 01 itu alih-alih menyampaikan visi misinya, mereka justru sibuk melakukan kampanye terbuka, dengan jargonnya masing-masing. Ujar Rizky.
| Syafrudin-Heri dan Ratu Ria-Badri Tak Hadiri Penetapan Budi-Agis Pemenang Pilkada Kota Serang 2024 |
|
|---|
| KPU Resmi Tetapkan Budi Rustandi-Agis Jadi Wali Kota-Wakil Wali Kota Serang |
|
|---|
| KPU Akan Tetapkan Wali Kota Serang Terpilih Pada 9 Januari 2025 |
|
|---|
| Hasil Real Count Pilkada Kota Serang: Budi Rustandi-Agis Ungguli Paslon Petahana dan Keluarga Atut |
|
|---|
| Belum Dilantik, Paslon Budi-Agis Langsung Rapat Kerja dengan OPD Kota Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Foto-Tiga-pasang-calon-wali-kota-wakil-wali-kota-pada-Pilkada-Kota-Serang-2024.jpg)