Pilkada Kota Serang

Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Kota Serang Didominasi oleh Warga Luar Daerah

KPU Kota Serang sedang melakukan proses sortir dan pelipatan surat suara, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Petugas sortir lipat di gudang logistik KPU Kota Serang. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang sedang melakukan proses sortir dan pelipatan surat suara, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Terdapat total 1.054.254 lembar surat suara yang akan digunakan, untuk pemilihan gubernur-wakil gubernur Banten, dan wali kota-wakil wali kota Serang. 

Pantauan TribunBanten.com di gudang logistik KPU Kota Serang, Jalan Kolonel Tubagus Suwandi, Kota Serang, terdapat puluhan pekerja yang sedang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. 

Baca juga: Jadi Tersangka, Ini Peran Ibu Ronald Tanur dalam Kasus Dugaan Suap Hakim PN Surabaya

Puluhan pekerja tersebut, ternyata didominasi oleh pekerja dari luar Kota Serang. 

Seperti yang dikatakan oleh seorang pekerja bernama Ariq Ardiansyah (39), yang mengaku datang dari Jakarta. 

Ariq mengatakan, dirinya datang ke Kota Serang  bersama rombongannya dengan menaiki sebuah bus.

"Kita ada tiga bus yang dari Jakarta, dan satu bus tugasnya untuk melakukan sortir lipat di Gudang KPU Kota Serang," ujarnya kepada TribunBanten.com, Senin (4/11/2024).

Baca juga: Kasus Pelanggaran Pilkada Ketua Apdesi Kabupaten Serang Terancam Mengendap di Polda Banten

Ariq mengatakan, sortir lipat yang dia lakukan di gudang logistik KPU Kota, merupakan tempat kedua pada tahun Pilkada 2024.

"Sebelumnya saya melakukan sortir lipat di gudang KPU Jakarta," ucapnya.

Dirinya mengatakan, rela bekerja jauh di luar kota, demi mendapatkan penghasilan. 

"Karena sekarang saya sedang menganggur," ungkap Ariq.

Adapun perihal tawaran untuk bekerja sebagai petugas sortir lipat, Ariq mengatakan ditawari oleh pemborong.

Hal senada juga disampaikan oleh pekerja lain bernama Linda (51), dirinya mengaku, sengaja datang jauh-jauh dari bekasi, untuk bekerja sebagai petugas sortir lipat. 

"Saya dari bekasi, datang ke sini hanya untuk bekerja sebagai petugas sortir lipat ini," ujarnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved