Pilkada 2024
KPU Kota Serang 'Gagal' Capai Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang gagal mencapai target partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang gagal mencapai target partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Diketahui, KPU Kota Serang menargetkan angka partisipasi pemilih Pilkada 2024 sebesar 80 persen.
Namun, realisasi partisipasi pemilih mencapai 72,88 persen dari jumlah daftar pemilih tetap atau DPT 513.751 orang.
Baca juga: Komisi III DPRD Bakal Temui Kemenag Lebak Bahas Kondisi Gedung MI MA Cimerak yang Rusak
Divisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Kota Serang, Iip Patrudin mengungkap, faktor cuaca hujan menjadi penyebab utama angka partisipasi pemilih tidak mencapai target.
"Misalnya di Kecamatan Taktakan yang partisipasinya paling kecil yakni 69 persen, itu karena dari enam kecamatan yang hujannya paling deras itu di Taktakan," ungkapnya kepada wartawan, usai rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara, Rabu (4/12/2024).
"Bahkan ada satu TPS di Cilowong itu harus pindah ke masjid, karena TPS nya ambrol akibat hujan," sambungnya.
Meski demikian Patrudin mengaku, pihaknya tetap menganggap partisipasi 72,88 persen merupakan pencapaian yang luar biasa.
"Sebab jika dibandingkan dengan Pilkada 2018 partisipasinya sebesar 68 persen, artinya angka ini ada kenaikan," jelasnya.
Tidak hanya itu, menurutnya jika melihat angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 se-Provinsi Banten, Kota Serang menempati peringkat tertinggi ketiga.
"Karena yang paling tinggi itu Kota Cilegon, lalu disusul Kabupaten Serang, dan Kota Serang berada di peringkat ketiga dengan 72,88 persen," ujar Patrudin. Patrudin lalu menyebut, berdasarkan kategori usia, partisipasi paling rendah didominasi oleh pemilih generasi Z atau pemilih berusia 17-23 tahun.
"Kalau kita lihat dari absensi, partisipasi Gen Z ini masih di bawah 50 persen atau tepatnya berkisar 30 persen," ucapnya.
Menurutnya, rendahnya partisipasi pemilih generasi Z terjadi karena pada saat pemilihan berlangsung, mereka sedang menempuh pendidikan di luar Kota Serang.
"Karena ketika sekolah atau kuliah di luar Kota Serang, mereka tidak punya jadwal pulang," tandasnya.
| Sisa Anggaran Pilkada 2024 Rp 6 Miliar, KPU Cilegon: Nanti Akan Segera Dikembalikan! |
|
|---|
| Legowo Terima Keputusan MK, Edy Rahmayadi ke Bobby-Surya: Selamat Memimpin Sumut 5 Tahun ke Depan |
|
|---|
| Tito Sebut Presiden Prabowo Ingin Kepala Daerah Terpilih Cepat Dilantik Gegara Hal Ini |
|
|---|
| Aparat Kepolisian di Tanah Jawara Diduga Terlibat Menangkan Calon di Pilkada Banten 2024 |
|
|---|
| Rp 275 Juta Terbuang Sia-sia Gegara Surat Suara Tak Terpakai saat Pilkada 2024 di Banten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/KPU-Kota-Serang-sjlfega.jpg)