13 TPST di Serang, Hanya 4 yang Beroperasi: Pemkot Percepat Pengaktifan
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menambah fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka.
Penulis: Ade Feri | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menambah fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka.
Penambahan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima pembangunan TPST Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024, yang diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Serang.
Baca juga: Sampah Buah-Buahan Menggunung di Pasar Rau Usai Dilanda Banjir
Asisten Daerah II Kota Serang, Yudi Suryadi, menjelaskan bahwa pembangunan TPST ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Cilowong.
Dengan adanya TPST di setiap kelurahan, diharapkan sampah dapat dipilah dan dikelola terlebih dahulu sebelum dibuang ke TPA.
"TPST ini diharapkan dapat meminimalisir jumlah sampah yang langsung dibuang ke Cilowong. Di sini, sampah bisa dipilah mana yang bisa digunakan kembali dan mana yang tidak," ujar Yudi kepada wartawan, Rabu (18/12/2024).
Saat ini, Pemkot Serang sudah memiliki 13 TPST yang tersebar di seluruh wilayah Kota Serang.
Namun, Yudi mengungkapkan, dari jumlah tersebut hanya 4 TPST yang berfungsi dengan baik.
Sebagian besar TPST lainnya terbengkalai dan belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Jumlah TPST yang ada sekitar 13, tetapi hanya 4 yang berfungsi dengan optimal. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk mengaktifkan kembali TPST yang terbengkalai," ujar Yudi.
Baca juga: BPBD Lebak Sebut Sampah dan Penebangan Pohon Jadi Penyebab Banjir dan Longsor
Pemkot Serang, menurutnya, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan TPST yang ada.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih aktif dalam merawat dan mengelola TPST yang telah dibangun oleh pemerintah.
“Setelah TPST dibangun, masyarakat harus terlibat langsung dalam pemeliharaan dan penggunaannya. Jangan hanya meminta, tetapi juga memanfaatkan dengan baik fasilitas yang sudah disediakan," tambah Yudi.
Saat ditanya mengenai anggaran yang diperlukan untuk membangun satu TPST, Yudi mengatakan bahwa biaya pembangunan TPST di Kota Serang berkisar di bawah Rp1 miliar.
"Anggaran untuk pembangunan TPST sekitar Rp500 juta-an," ujarnya singkat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, mengungkapkan beberapa kendala yang menyebabkan banyak TPST di Kota Serang terbengkalai.
| Hadiri Pelantikan Pengurus PMI se-Kota Serang, Ketua DPRD: Selalu Siap saat Warga Membutuhkan |
|
|---|
| Respons Wali Kota Serang Budi Rustandi Soal KPK Larang Kepala Daerah Beri Hibah ke Instansi Vertikal |
|
|---|
| Kota Serang Masih Punya 142 Hektar Kawasan Kumuh, Budi Rustandi Andalkan CSR untuk Penataan |
|
|---|
| Pemkot Serang Bidik Pendapatan Daerah Lewat Aturan Penginapan Tamu Luar Daerah |
|
|---|
| Coffee Shop Estetik di Kota Serang, Kiri Coffee Tawarkan Nuansa Mediterania dengan Menu yang Nikmat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-sampah.jpg)