Guru Cabuli Murid di Lebak
Pengakuan Kampus Setia Budi Soal Status Terduga Pelaku Pencabulan 9 Murid di Lebak: Sudah DO
Universitas Setia Budi Rangkasbitung angkat bicara soal status mahasiswa inisial WE (25) yang mencabuli 9 murid SD di Sobang, Kabupaten Lebak.
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Universitas Setia Budi Rangkasbitung angkat bicara soal status mahasiswa inisial WE (25) yang mencabuli 9 murid SD di Sobang, Kabupaten Lebak.
WE yang merupakan guru olahraga sekolah dasar (SD) di Sobang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Setia Budi Rangkasbitung dengan status drop out (DO).
Hal itu disampaikan langsung oleh Humas Universitas Setia Budi Rangkasbitung, Wandi S. Assayid.
Baca juga: Kapolres Ungkap Tiga Tempat Guru SD di Lebak Cabuli 9 Murid
"Setelah kita cek ternyata dia pernah daftar di kampus sini tahun 2021, cuma setelah itu tidak ada kelanjutannya dan sudah DO," ujarnya saat ditemui di Kampus Setia Budi Rangkasbitung, Rabu (15/1/2025).
Wandi mengatakan, sebelum status DO, WS terdaftar sebagai jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
"Jujur kita kaget, bahwa muncul pelaku kuliah di Setiap Budi, karena dia guru olahraga," katanya.
Menurut Wandi, jika pelaku WS masih aktif sebagai mahasiswa Setia Budi, pihak kampus tidak akan segan-segan langsung mengeluarkannya.
"Kalau dia masih aktif, kami anggap ini sangat memalukan lembaga pendidikan dan juga mencoreng nama baik mahasiswa," ujarnya.
Oleh karena itu, Wandi minta pelaku pencabulan mendapatkan hukum sesuai dengan apa yang sudah dilakukan.
"Jelas kami di lembaga pendidikan tidak mentolerir kasus seperti ini, karena ini sangat tidak terpuji dan memalukan," ucapnya.
Dari kejadian itu, kata Wandi, peran perguruan tinggi dalam hal ini harus sama-sama terlibat dalam memerangi kasus pelecehan seksual dan pencabulan di lingkungan pendidikan.
"Artinya kasus serupa jangan sampai terulang kembali. Apalagi ada di dalam lingkungan pendidikan dan ini adalah PR buat kita semuanya," katanya.
Kepala Desa Ciparasi, Kecamatan Sobang, Haris Bahtiar mengatakan, WS adalah seorang guru honorer yang mengajar di sekolah dasar di Sobang, dibagian pelajaran olahraga.
Selain tenaga pengajar, WA juga masih aktif sebagai mahasiswa di salah satu Universitas di Rangkasbitung.
"Dia mahasiswa, katanya mau wisuda," ujarnya," dalam sambungan telepon, Selasa (14/1/2025).
| Berkas Kasus Guru Cabuli 14 Murid SD di Lebak Banten Sudah Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan |
|
|---|
| Update Kasus Guru Cabuli Murid SD di Lebak, Korban Bertambah Jadi 14 Orang |
|
|---|
| Buntut Kasus Pencabulan, Unit PPA Lebak Minta Pengawasan Guru di Sekolah Ditingkatkan |
|
|---|
| Polres Lebak Bakal Panggil Pihak Sekolah, Buntut Oknum Guru Honorer Cabuli Murid |
|
|---|
| Kasus Pencabulan Guru Honorer di Sobang, DPRD Lebak Desak Pemulihan Mental Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Universitas-Setia-Budhi-Rangkasbitung.jpg)