Bulog Serang Bakal Serap 7.400 Ton Beras Petani Tahun Ini, Dibandrol Rp 13 Ribu/Kg

Bulog Serang akan melakukan penyerapan beras petani pada tahun 2025. Tak tanggung-tanggung beras yang akan diserap mencapai 7.400 ton.

|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Engkos
Kepala Bulog cabang Serang Johan Wahyudi. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kantor Cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Serang akan melakukan penyerapan beras petani pada tahun 2025.

Tak tanggung-tanggung, beras yang akan diserap mencapai 7.400 ton.

Kepala Bulog cabang Serang Johan Wahyudi mengatakan, Bulog baru menyerap 21 persen dari total target 7.400 ton pada tahun ini.

Baca juga: Dana BTT Dipakai PSU Pilkada, Pemkab Serang Minta Bantuan BNPB untuk Atasi Bencana 

Ia optimis, target tersebut terlampaui karena petani akan segera panen gabah.

 

"Kita sedang konsen untuk penyerapan berasnya sekira 7.400 ton, kenapa kita konsen karena baru 21 persen," kata Johan di gudang Bulog Serang, Rabu (12/3/2025).

Menurut Johan, saat ini Bulog Serang memiliki 13 ribu ton lebih stok beras mulai dari medium hingga premium.

Ia meyakini, stok beras tersebut mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat selama satu tahun.

"Apalagi kita akan melakukan penyerapan beras lokal juga sebanyak 7.400 ton," ungkapnya.

Sedangkan untuk target serap gabah dari petani, lanjutnya, adalah sebesar 2.400 ton sudah terserap. 

Sehingga Bulog tinggal fokus ke penyerapan beras.

"Untuk harga gabah perkilogram nya itu Rp 6.500, kalau beras Rp13 ribu."

"Beras kita cukup untuk satu tahun bahkan lebih," pungkasnya.

Baca juga: Bongkar Praktik Curang Produsen MinyakKita, Polda Banten Amankan 1 Pelaku di Tangerang

Sementara, Gubernur Banten Andra Soni memastikan bahwa Bulog akan melakukan penyerapan beras lokal di petani yang ada di Banten.

Sebab saat ini, Bulog dilarang melakukan penyerapan secara impor.

"Pasti gabah dan petani kita di beli oleh Bulog, karena pak Presiden Prabowo Subianto melarang impor untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved