Berita Pemkot Tangsel
Disperindag Tangsel Bakal Awasi Harga & Stok Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jelang Idulfitri 2026
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal terus meningkatkan pengawasan
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal terus meningkatkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman selama Ramadan hingga Lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Tangsel, Bachtiar Priyambodo mengatakan, pemantauan harga dilakukan secara rutin oleh petugas di lapangan.
Hasil monitoring tersebut, lanjut dia, kemudian dilaporkan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah.
“Kami melakukan pemantauan harga secara berkala di beberapa titik pasar. Jika ada kenaikan signifikan atau indikasi kelangkaan, akan segera dibahas untuk menentukan langkah intervensi,” ujarnya kepada TribunBanten.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: 35 Koperasi Merah Putih Tangsel Sudah Beroperasi, Layani Ribuan Anggota
Menurutnya, sejumlah komoditas yang menjadi perhatian antara lain cabai, daging ayam, telur, minyak goreng, dan beras. Komoditas tersebut kerap mengalami kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
Jika ditemukan lonjakan harga yang cukup tinggi, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah intervensi, seperti operasi pasar maupun kerja sama dengan mitra distributor dan instansi terkait.
Disperindag juga berkoordinasi dengan dinas teknis lain, termasuk dinas yang membidangi pertanian dan peternakan, guna memastikan ketersediaan stok komoditas pangan tetap terjaga.
“Koordinasi lintas dinas penting untuk memastikan pasokan aman dan distribusi berjalan lancar. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” kata Bachtiar.
Selain pengawasan di pasar tradisional, Pemkot Tangsel juga menggelar Bazar Ramadan sebagai salah satu bentuk intervensi harga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga promo.
Ia berharap, dengan pengawasan rutin dan langkah intervensi yang disiapkan, stabilitas harga di Kota Tangerang Selatan tetap terjaga.
"Dengan begitu kami harapkan daya beli masyarakat juga tidak terganggu menjelang Idulfitri," pungkasnya.
| Dorong Kemandirian Kesehatan Warga, Dinkes Tangsel Jadikan Posyandu Pusat Edukasi Tanaman Obat |
|
|---|
| Helita “Tangsel One” Resmi Diluncurkan, 441 Layanan Publik Siap Diakses dalam Satu Platform |
|
|---|
| Cegah Kecurangan SPMB 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Sistem dan Libatkan Kominfo |
|
|---|
| Cegah Bullying di Sekolah, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Satgas dan Guru |
|
|---|
| Tekan Lonjakan Campak di Tangsel, Dinkes Gencarkan Vaksinasi dan Ajak Warga Lindungi Anak Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Koperasi-dan-Usaha-Kecil-Menengah-UKM-Tangsel-Bachtiar-Priyambodo.jpg)