33 Pejabat Dinkes Banten Dirotasi, Ini Daftar Nama Lengkapnya

Dinas Kesehatan Provinsi Banten merotasi 33 pejabat dan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah jabatan strategis, termasuk pimpinan RSUD.

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ahmad Haris
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Senin (26/1/2026). Dinas Kesehatan Provinsi Banten merotasi 33 pejabat dan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah jabatan strategis, termasuk pimpinan RSUD Banten, Malingping, Labuan, dan Cilograng. 

Ritanugraini sebagai Plt Wakil Direktur Sarana Prasarana, SDM, Pendidikan, dan Pelatihan

Mochamad Bangkit sebagai Plt Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan

Fitria Damayanti sebagai Plt Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan

Oman Abdurrahman sebagai Plt Kepala Tata Usaha

Vita Ofniati sebagai Plt Kepala Bidang Penunjang Layanan

Pergantian Pimpinan di RSUD Malingping

Perubahan juga terjadi di RSUD Malingping. Susi Mulyani ditunjuk sebagai Plt Direktur RSUD Malingping, menggantikan pejabat sebelumnya. 

Selain posisi direktur, jabatan sekretaris, tata usaha, serta kepala bidang medis dan penunjang turut diisi oleh Plt. Total terdapat delapan jabatan Plt di rumah sakit tersebut.

Penyesuaian di RSUD Labuan

Di RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan, Jana Sunawati dipercaya menjabat sebagai Plt Direktur. Sejumlah jabatan lain seperti sekretaris, kepala tata usaha, kepala bidang medis, penunjang, hingga kepala seksi juga diisi oleh pejabat Plt.

Rotasi di RSUD Cilograng

Sementara itu, di RSUD Uwes Qorny Cilograng, Rian Rahmat Arianto ditunjuk sebagai Plt Direktur. Ia didampingi sejumlah pejabat Plt lainnya pada jabatan sekretaris, kepala bidang medis, penunjang, serta pelayanan medis dan gawat darurat.

Belum Ada Penjelasan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan rotasi besar-besaran tersebut, termasuk durasi penunjukan para pejabat Plt.

Upaya konfirmasi yang dilakukan TribunBanten.com juga belum mendapat respons. Belum diketahui apakah rotasi ini merupakan bagian dari penataan organisasi jangka panjang, persiapan pengisian jabatan definitif, atau langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan di Banten.

Rotasi puluhan pejabat di sektor kesehatan ini pun menjadi perhatian publik, mengingat layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menuntut stabilitas kepemimpinan di setiap unit pelayanan.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved