33 Pejabat Dinkes Banten Dirotasi, Ini Daftar Nama Lengkapnya
Dinas Kesehatan Provinsi Banten merotasi 33 pejabat dan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah jabatan strategis, termasuk pimpinan RSUD.
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Ritanugraini sebagai Plt Wakil Direktur Sarana Prasarana, SDM, Pendidikan, dan Pelatihan
Mochamad Bangkit sebagai Plt Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan
Fitria Damayanti sebagai Plt Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan
Oman Abdurrahman sebagai Plt Kepala Tata Usaha
Vita Ofniati sebagai Plt Kepala Bidang Penunjang Layanan
Pergantian Pimpinan di RSUD Malingping
Perubahan juga terjadi di RSUD Malingping. Susi Mulyani ditunjuk sebagai Plt Direktur RSUD Malingping, menggantikan pejabat sebelumnya.
Selain posisi direktur, jabatan sekretaris, tata usaha, serta kepala bidang medis dan penunjang turut diisi oleh Plt. Total terdapat delapan jabatan Plt di rumah sakit tersebut.
Penyesuaian di RSUD Labuan
Di RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan, Jana Sunawati dipercaya menjabat sebagai Plt Direktur. Sejumlah jabatan lain seperti sekretaris, kepala tata usaha, kepala bidang medis, penunjang, hingga kepala seksi juga diisi oleh pejabat Plt.
Rotasi di RSUD Cilograng
Sementara itu, di RSUD Uwes Qorny Cilograng, Rian Rahmat Arianto ditunjuk sebagai Plt Direktur. Ia didampingi sejumlah pejabat Plt lainnya pada jabatan sekretaris, kepala bidang medis, penunjang, serta pelayanan medis dan gawat darurat.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan rotasi besar-besaran tersebut, termasuk durasi penunjukan para pejabat Plt.
Upaya konfirmasi yang dilakukan TribunBanten.com juga belum mendapat respons. Belum diketahui apakah rotasi ini merupakan bagian dari penataan organisasi jangka panjang, persiapan pengisian jabatan definitif, atau langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan di Banten.
Rotasi puluhan pejabat di sektor kesehatan ini pun menjadi perhatian publik, mengingat layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menuntut stabilitas kepemimpinan di setiap unit pelayanan.
| Gubernur Banten Instruksikan Dinkes Tangani Kasus RSUD Labuan Diduga Tolak Rawat Pasien BPJS |
|
|---|
| Hantavirus Terdeteksi di Banten, Dinkes Perketat Pengawasan Bandara dan Pelabuhan |
|
|---|
| 78.000 Warga Banten Terjangkit Pneumonia, Kasus Tertinggi di Kota Tangerang |
|
|---|
| Pemkot Serang Rombak Tiga Pejabat Eselon II, Berikut Daftar Lengkap dan Posisi Barunya |
|
|---|
| Abraham Garuda Laksono Kawal BPJS PBI Warga Pandeglang Terkendala di RSUD Banten hingga Terlayani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Kesehatan-Dinkes-Provinsi-Banten.jpg)