Jalan Rusak

Warga Rangkasbitung Perbaiki Jalan Rusak dari Hasil Swadaya, Minta Pemerintah Bantu

Warga Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melakukan perbaikan akses jalan rusak menggunakan beton dari hasil swadaya

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Misbahudin
Warga Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melakukan perbaikan akses jalan rusak menggunakan beton dari hasil swadaya, Jumat (26/9/2025). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Warga Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melakukan perbaikan akses jalan rusak menggunakan beton dari hasil swadaya, Jumat (26/9/2025. 

Akses jalan yang dicor warga tersebut merupakan jalan yang menghubungkan beberapa kampung, dengan panjang dua kilometer. 

Aksi itu mereka lakukan lantaran warga sudah geram merasakan jalan rusak, sejak puluhan tahun tidak pernah tersentuh pembangunan.

Baca juga: DPRD Lebak Dorong Warga Margamulya Ajukan RDP, Buntut Polemik Jalan Rusak hingga Aksi Blokade

Salah satu warga Kampung Cimanggu, Ujang mengungkapkan, bahwa masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji pemerintah desa yang selalu menjanjikan perbaikan jalan. 

Bahkan, hingga sekarang ini pembangunan jalan rusak itu tak kunjung dilakukan sampai warga berinisiatif swadaya. 

Terlebih, tambah dia, akses jalan rusak itu merupakan akses vital masyarakat menuju sekolah, membawa hasil pertanian dan lainya. 

"Jadi aneh rasanya sudah 20 tahun kurang lebih tak dibangun sama pihak pemerintah," ujarnya kepada TribunBanten.com. 

Warga menilai, pemerintah desa dan pemerintah kabupaten seperti abai terhadap Desa Rangkasbitung Timur.

Padahal, kata dia, Desa Rangkasbitung sangat dekat dengan wilayah perkotaan.

"Paling cuma 10 menit kalau ke Alun-alun, tapi kenapa gak ada perhatian dan inisiatif dari pemerintah," katanya. 

Ia menyebutkan, dana yang terkumpul dari hasil swadaya masyarakat sebesar Rp2 juta. 

Baca juga: Polres Serang Telah Melimpahkan Berkas Kasus Pengeroyokan Staf KLH dan Wartawan 

"Kirang lebih dapet Rp2 juta, sisanya semen," katanya. 

Ia berharap kepada pemerintah, agar dapat membantu perbaikan jalan yang sekarang ini tengah diperbaiki oleh masyarakat. 

"Kami mau minta tolong ke siapa lagi, jadi ini harapan kami turun ke jalan untuk gotong royong memperbaikinya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved