Identitas 2 Korban Tewas pada Kecelakaan Mobil MBG Tertabrak Kereta Api di Purworejo Jawa Tengah

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di perlintasan kereta api, Minggu 19 Oktober 2025. Sebuah mobil MBG dikabarkan tertabrak kereta api di Jateng

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ahmad Tajudin
KOMPAS.COM/BAYU APRILIANO
TERPENTAL - Mobil MBG terpental setelah melewati perlintasan tanpa palang pintu wilayah, Desa Dewi, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Sabtu (19/10/2025) pagi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di perlintasan kereta api, Minggu 19 Oktober 2025.

Sebuah mobil makan bergizi gratis (MBG) dikabarkan tertabrak kereta api di Purworejo Jawa Tengah.

Akibat dari kecelakaan itu, dua orang di antaranya meninggal dunia.

Adapun identitas korban yaitu atas nama Retno Yugo Pamungkas meninggal dunia di lokasi.

Sementara satu lainnya yang bernama Nur Syarifudin semula mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis, kini meninggal dunia.

Baca juga: Polisi Telusuri Video Viral soal Mobil Innova Putih Halangi Ambulans Bawa Ibu Hamil di Jakarta Barat

Warga setempat, Abdul Wahab Setiawan, mengatakan, dirinya mendengar suara benturan keras dari arah rel sebelum mengetahui ada kecelakaan.

"Awalnya kami dengar suara keras sekali. Warga keluar rumah dan ternyata mobil sudah nyemplung di kolam dekat rel.

Dua korban sudah di luar mobil," ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Abdul menjelaskan, perlintasan tempat kejadian merupakan jalur aktif tanpa palang pintu yang kerap dilalui kendaraan warga antar-desa.

 
Ia berharap pemerintah segera membangun palang pintu atau underpass di lokasi tersebut.

"Sudah beberapa kali kejadian di sini. Harapannya segera dibuat palang pintu karena ini jalan kabupaten dan ramai dilalui," katanya.

Priyanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut, mobil operasional MBG yang tertabrak merupakan kendaraan dinas milik penyedia layanan program makan bergizi untuk sekolah di wilayah setempat.

"Benar, kendaraan itu merupakan mobil operasional MBG. Di dalamnya terdapat dua orang. Satu meninggal dunia di tempat, dan satu dibawa ke RS Palang Biru Kutoarjo," jelas AKP Tulus.

Benturan keras membuat mobil terpental sekitar 10 meter dan tercebur ke genangan air di bawah jalur rel. Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut seluruh awak dan penumpang KA 75 Mataram dalam kondisi selamat.

Setelah insiden, kereta sempat berhenti di Stasiun Kutoarjo untuk pengecekan rangkaian dan penggantian lokomotif sebelum melanjutkan perjalanan pada pukul 12.38 WIB.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved