Polisi Duga Petugas Lapas Tangerang Bantu Napi Kabur, Berikut Fakta Baru Pelarian Cai Bandar Narkoba

Aparat Polda Metro Jaya masih mengejar Cai Changpan, narapidana kasus narkotika yang melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Kota Tangerang.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/ZUHIRNA WULAN DILLA
Cai Changpan melarikan diri setelah menggali tanah yang menghubungkan antara lapas dengan perumahan warga di sekitar lapas tersebut. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Aparat Polda Metro Jaya masih mengejar Cai Changpan, narapidana kasus narkotika yang melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan sudah sebanyak 14 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi.

Menurut dia, 14 orang itu meliputi teman satu selnya, petugas lapas, istri dan warga sekitar lapas. Pemeriksaan dilakukan secara cermat terutama untuk petugas lapas.

"Kami periksa semua petugas yang berjaga itu, karena ketahuannya kan setelah 11 jam ia kabur, dicurigai adanya keterlibatan orang dalam," ujarnya, kepada TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Kamis (1/10/2020).

Terpidana Mati Cai Changpan Gali Gorong-gorong untuk Kabur, Simak Penelusuran di Lapas Tangerang

Pelarian Cai Changpan, Gali Tanah-Lewati Gorong-gorong Sepanjang 5 Meter, Warga: Apa Tak Kebauan

Berdasarkan pemeriksaan aparat kepolisian, kata dia, Cai Changpan sempat pulang ke rumah di Bogor, Jawa Barat.

Perjalanan dari lapas menuju ke Bogor ditempuh selama 4 jam.

"Setelah kami selidiki perjalanan dia dari lapas ke bogor itu 4 jam," katanya.

Sampai saat ini, dia memastikan, timnya sudah bergerak untuk memburu Cai.

"Kami akan menelusuri terus," tambahnya.

Olah TKP di Lapas, Polisi Temukan Obeng dan Linggis, Terungkap Cai Changpan Kerap Kabur dari Penjara

Berpotensi Lari ke Luar Negeri, Ditjen PAS: Cai Changpan Masuk Daftar Cekal

Untuk diketahui, narapidana asal China, Cai Changpan ini melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang, pada 14 September 2020 lalu.

Ia menggunakan obeng dan linggis untuk mengeruk tanah di lapas.

Lalu, dia memakai jalur gorong-gorong sepanjang lebih kurang 30 meter dari lapas menuju ke luar.

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved