Breaking News:

Pemkot Serang Tukar Guling Aset dengan Swasta, Lahan di Lokasi Strategi akan Dibangun Mal dan Hotel

Hitung-hitungan Pemkot Serang, akan ada penyerapan tenaga kerja diikuti pengurangan angka pengangguran jika pihak swasta itu melakukan pembangunan mal

Dokumentasi NWP Retail
Ilustrasi pusat perbelanjaan atau mal - Cirebon Super Block 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang melakukan ruislag atau tukar guling aset tanah dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (PT BKKS).

Aset tanah milik Pemkot Serang itu yang ditukar guling memiliki luas 3,3 hektare dengan nilai jual Rp 66 miliar dan berada di lokasi strategis di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, kota Serang atau di depan Gerbang Tol Serang Timur.

Sedangkan, tanah milik pengembang berada di wilayah Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Sebagai gantinya, Pemkot Serang mendapatkan lahan seluas 4,4 hekatre senilai Rp 106 miliyar milik PT BKKS di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Lokasi itu itu dekat dengan lahan pembangunan sport center milik Pemprov Banten.

Wali Kota Serang Syafrudin menilai, selain memiliki keuntungan dari nilai jual aset, tukar guling aset tanah milik Pemkot Serang dengan swasta juga dapat berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kalau tukar menukar itu idealnya sama, kita mendapat nilai lebih. Kalau tanah kita itu nilai nya Rp 66 miliar, nilai tukarnya itu Rp 106 miliar. Akan dibangun hotel dan pusat perbelanjaan," kata Syafrudin di Puspemkot Serang, Rabu (27/1/2021).

Wali Kota Serang Syafrudin di Puspemkot Serang, Rabu (27/1/2021).
Wali Kota Serang Syafrudin di Puspemkot Serang, Rabu (27/1/2021). (Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Hitung-hitungan Pemkot Serang, akan ada penyerapan tenaga kerja diikuti pengurangan angka pengangguran jika pihak swasta itu melakukan pembangunan mal dan hotel di tanah ruislag tersebut.

Tercatat, angka pengangguran di Kota Serang per Agustus 2020 sebanyak 9,26 persen.

Adapun lahan 4,4 hektare yang didapat Pemkot Serang di Kelurahan Kemanisan, akan dibangun kawasan kreatif, yang nantinya dapat digunakan para penggiat sektor kreatif di wilayah Banten.

Dari mesin pencari di Google, sejauh ini belum ditemukan mengenai profil PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (PT BKKS).

Baca juga: Kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, PT Angkasa Pura II Optimalisasi Aset di Tangerang

Baca juga: Dicueki Bupati hingga Gubernur, Pansus Aset DPRD Kota Serang Minta Bantuan KPK

Baca juga: Pemkab Lebak Siapkan Lahan Seluas 10 Hektar di Perbukitan Sawarna untuk Antisipasi Ancaman Tsunami

Hanya ditemukan lokasi perusahaan tersebut tercatat di Jalan Kembang Kerep Raya nomor 88, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan, Kembangan, Jakarta Barat. 

Syafrudin mengakui perusahaan swasta tersebut adalah investor baru.

"Di samping PAD akan naik, juga bisa menyerap ribuan tenaga kerja di situ. Ini investor baru, jadi harus ada kemudahan-kemudahan," katanya.

Syafrudin pun berharap dengan adanya investor yang baru masuk ini dapat berkontribusi dalam menggerakkan roda ekonomi, PAD serta menyerap tenaga kerja lokal diikuti pengurangan angka pengangguran di Kota Serang.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved