Breaking News:

Aturan Kereta Api Jarak Jauh, Penumpang Usia 5 Tahun ke Atas Wajib Sertakan Dokumen Negatif Covid-19

Bagi anda calon penumpang atau kerap menggunakan kereta api (KA) sebagai moda transportasi maka perhatikan informasi berikut ini

TRIBUN JABAR/ISEP HERI HERDIANSAH
Kereta api yang sedang melintas 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Bagi anda calon penumpang atau kerap menggunakan kereta api (KA) sebagai moda transportasi maka perhatikan informasi berikut ini

Pada masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), perjalanan jarak jauh menggunakan KA wajib melampirkan dokumen bebas dari infeksi virus corona.

Surat pemeriksaan Covid-19 dengan hasil negatif juga berlaku bagi calon penumpang berusia 5 tahun ke atas.

"Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 20 Tahun 2021 dan Satgas Covid-19," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/2/2021) sore.

"Bagi calon penumpang yang berusia 5 tahun ke atas kini juga wajib untuk melampirkan berkas pemeriksaan Covid 19 sebagai syarat melakukan perjalanan," lanjut dia.

Baca juga: Ini 8 Stasiun yang Sediakan Layanan Tes GeNose Covid-19 untuk Penumpang KAI, Harga Hanya Rp 20 Ribu

Baca juga: Info Jadwal Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Alami Perubahan Pasca Pemberlakuan Gapeka 2021

Lengkapnya, aturan ini sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Sebelumnya, surat keterangan negatif Covid-19 diberlakukan bagi penumpang berusia 12 tahun ke atas.

Adapun dokumen pemeriksaan negatif Covid-19 untuk pengguna kereta jarak jauh dapat berupa tes RT-PCR, rapid test antigen, atau GeNose test.

Pelanggan KA Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Disebutkan, aturan ini berlaku hingga waktu yang ditentukan dan akan dilakukan evaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved