Breaking News:

Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Bagaimana Cerita Para Perantau di Serang? Berikut Ini Kisahnya

Pada 2021 ini adalah tahun kedua pemerintah melarang mudik. Bagaimana cerita para perantau di Kabupaten Serang?

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Prima Wisesa, perantau asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sedang melayani pembeli di Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (27/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBABTEN.COM, SERANG - Pemerintah pusat kembali melarang mudik menjelang Lebaran tahun ini.

Larangan itu seiring pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu.

Pada 2021 ini adalah tahun kedua pemerintah melarang mudik.

Bagaimana cerita para perantau di Kabupaten Serang?

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Polri Pastikan Tetap Gelar Operasi Ketupat

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021, MUI: Tingkat Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi

Prima Wisesa, seorang perantau asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengaku akan mengikuti larangan mudik pemerintah.

Tahun lalu, dia mengaku tidak mudik dan tetap berjualan es dawet di perempatan Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

"Saya tetap berjualan," ujarnya kepada TribunBanten.com, Sabtu(27/3/2021).

Prima mengontrak rumah di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, seorang diri.

Anak dan istrinya berada di Klaten.

Halaman
12
Penulis: desi purnamasari
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved