Breaking News:

Kunjungi Kantor Basarnas Banten, Komisi V DPR RI Pantau Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Alam

Komisi V DPR RI mengunjungi kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten dalam rangka meninjau sarana dan prasarana kantor, Jumat (1/10/2021).

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Komisi V DPR RI mengunjungi kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten dalam rangka meninjau sarana dan prasarana kantor, Jumat (1/10/2021). 

"Ini sebagai gambaran bahwa basarnas serius dalam memberikan pelayanan SAR," katanya.

"Tetap memberikan perhatian dan dukungan pada Basarnas agar ke depan memberikan pelayanan lebih baik lagi," sambungnya.

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Basarnas Banten Bersiap Dikerahkan ke Kepulauan Seribu Naik RIB

Baca juga: Basarnas Banten Mencatat 39 Kali Penyelamatan, Masyarakat Bisa Kontak ke 115 atau Nomor WhatsApp

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadri dalam kunjungannya untuk mengawasi pelaksanaan kegiatan SAR demi mendukung upaya pencarian dan pertolongan yang baik di masa yang akan datang.

"Di masa sekarang ini sudah selalu terjadi atau negara bencana, selalu terjadi hal yang tidak diinginkan pada manusia dan barang," ucapnya.

Fraksi Nasdem Kalimantan Barat itu juga menjelaskan tugas Basarnas yaitu melakukan upaya pencarian dan pertolongan saat musibah baik di bidang pelayaran, penerbangan dan bencana.

" DPR RI ingin melihat langsung kondisi real fasilitas sarana prasarana dan SDM di Kantor SAR Basarnas sekaligus langkah penguatan dan pengembangan infrastruktur operasi SAR dan SDM," tuturnya.

Pengawasan yang perlu ditingkatkan yaitu kegiatan penyelenggaraan operasi SAR yang efektif dan efisien melalui upaya tindak awal yang maksimal.

Serta pengerahan potensi SAR yang didukung oleh SDM yang profesional, fasilitas SAR yang memadai dan prosedur kerja yang mantap dalam rangka menyelamatkan korban bencana.

"Perlu juga ditingkatkan perawatan peralatan SAR untuk mendukung pencarian dan pertolongan di laut dan meningkatkan respon tim untuk meminimalisir korban jiwa," paparnya.

Dalam sambutan akhirnya, dia menutupnya menggunakan pantun "kalau ada sumur di ladang bolehkah kami menumpang mandi, kalau ada umur panjang bolehkah kita bertemu lagi, kalau ada jarum yang patah jangan disimpan di dalam peti kalau ada kata bahasa yang salah jangan disimpan di dalam hati"

Pada pukul 11.15 WIB, rombongan meninggalkan lokasi kantor Basarnas untuk menunaikan ibadah Salat Junat dan kemudian langsung bertolak ke Jakarta

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved