Breaking News:

PA Serang Catat 6.137 Pemohon Dispensasi Nikah Selama 2022, Ada Anak Hamil di Luar Nikah

Pengadilan Agama (PA) Serang mencatat 6.137 permohonan dispensasi perkawinan yang diajukan oleh calon pengantin anak di bawah umur selama 2022.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Dok Tribun Jateng
ilustrasi ibu hamil. Pengadilan Agama (PA) Serang mencatat 6.137 permohonan dispensasi perkawinan yang diajukan oleh calon pengantin anak di bawah umur selama 2022. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pengadilan Agama (PA) Serang mencatat 6.137 permohonan dispensasi perkawinan yang diajukan oleh calon pengantin anak di bawah umur selama 2022.

"Kalau angka saya lupa, ya sekitar 7 persen kenaikan dari tahun sebelumnya," kata Humas PA Serang Jaenudin, saat ditemui di ruang kerjanya, pada Rabu (18/1/2023).

Baca juga: Pengadilan Agama Serang-DKBP3A Kabupaten Serang Kerja Sama Berikan Konseling soal Perkawinan

Menurut dia, dari tahun ke tahun pengajuan dispensasi perkawinan meningkat meski tidak signifikan.

"Dari tahun ketahun terus meningkat, sudah lazimnya begitu, ketika penduduk disatu wilayah itu bertambah maka akan mengikuti," katanya.

Selain itu, kata Jaenudin, ada banyak faktor mengapa orang tua mengajukan dispensasi menikah, padahal belum cukup usianya untuk menikah.

Baca juga: Pria Pengangguran Asal Serang Setubuhi Anak di Bawah Umur Hingga Hamil, KPA Dorong Proses Hukum

Jaenudin menyebutkan kecenderungan orang tua lebih khawatir kepada anak-anaknya karena pergaulannya dengan lawan jenisnya sudah terlihat dekat.

"Alasannya kecenderungan di sini orang tua atau masyarakat setempat merasa khawatir, kepada anaknya muda mudi tidak bersuami istri berpergian berdua," katanya.

Bahkan memang sudah ada yang khawatiran tersebut terjadi yakni hamil diluar nikah.

"Ada juga yang sudah hamil diluar nikah, mereka mengajukan hal tersebut mungkin karena itu aib," katanya.

Upaya pengajuan dispensasi nikah itu tertuang pada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019.

Aturan itu mengatur bahwa usia minimal pengantin wanita maupun laki-laki adalah 19 tahun.

Baca juga: Cabuli Anak di bawah Umur, Pemuda Asal Pontang Serang Ditangkap Polisi

Pihaknya juga menyebutkan, hakim akan melakukan pertimbangan jika yang mengajukan dispensasi nikah ini masih status pelajar atau pihak pria belum memiliki pekerja dan persyaratan lainnya yang tidak mendukung dan harus dipertimbangkan

"Yang ditolak dispenasi nikahnya juga banyak, saya tidak bisa sebutkan angkanya. Yang pasti hakim akan betul-betul mempertimbangkan karena untuk kebaikan mereka juga setelah berumah tangga," katanya.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa untuk sekarang pengajuan dispensasi nikan ini melibatkan orang tua dan kedua anaknya atau calon pengantin, dan besan keduanya.

Juga pihak dokter yang harus menyatakan bahwa keduanya layak atau dinyatakan sehat secara fisik maupun jasmaninya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved