Volume Sampah di Kabupaten Lebak Meningkat 10 Persen Selama Ramadhan 2026

Selama bulan Ramadhan 2026, volume sampah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengalami peningkatan sekitar 10 persen.

Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel A
Tumpukan sampah - Selama bulan Ramadhan 2026, volume sampah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengalami peningkatan sekitar 10 persen. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Selama bulan Ramadhan 2026, volume sampah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengalami peningkatan sekitar 10 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika.

"Iya, mengalami peningkatan sekitar 10 persen," ujarnya dalam sambungan telepon, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Anggaran Jalan Desa di Lebak Melonjak Era Gubernur Andra, Agil Zulfikar: Ini Komitmen Nyata

Irvan mengatakan, mayoritas sampah yang meningkat berasal dari sampah dapur.

"Kebanyakan dari sampah dapur, termasuk sampah bungkus plastik," katanya.

Meskipun terjadi peningkatan, dua tempat penampungan sampah di Dengung dan Cihara masih mampu menampung volume sampah tersebut.

"Masih bisa. Wilayah selatan pembuangannya di Cihara, kalau yang utara ke Dengung," ujarnya.

Irvan mengklaim, sampah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) justru cenderung menurun.

"Kalau sampah dari dapur SPPG atau MBG cenderung menurun. Karena Ramadhan ini mereka tidak berproduksi seperti hari-hari biasanya," ujarnya.

DLH Lebak mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami mengimbau jangan sampai sampah dibuang sembarangan. Jika dibuang sembarangan, bisa mencemari lingkungan, apalagi kalau sampai dibuang ke sungai," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved