Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Survei: Warga Dominan Golput Karena Takut Covid-19, Benyamin-Pilar Unggul

Namun, meski dalam kondisi ada pilihan golput atau tidak, pasangan Benyamin-Pilar tetap memperoleh akuntabilitas tertinggi.

Survei: Warga Dominan Golput Karena Takut Covid-19, Benyamin-Pilar Unggul
Tribunnews.com
Ilustrasi golput

TRIBUNBANTEN.COM, SERPONG - Empat bulan jelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan 2020, lembaga survei Kajian Politik Nasional ( KPN) melansir hasil surveinya.

Hasil survei KPN menunjukkan banyak pemilik suara tidak menggunakan hak pilihnya alias golongan putih (golput) pada Pilkada Tangsel 2020, lantaran takut tertular Covid-19.

Pada saat bersamaan, elektabilitae pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan unggul dibandingkan dua pasangan lainnya.

Hasil survei itu disampaikan Direktur Eksekutif KPN, Adib Miftahul, di Serpong, Rabu (5/8/2020).

Adib memaparkan, jika pada Pilkada Tangsel 2015 lalu angka golput sebesar 44,9 persen, maka pada Pilkada Tangsel 2020 ini diperkirakan mencapai 55 persen sebagaimana hasil survei.

Bertambahnya jumlah golput karena pemilih takut tertular Covid-19.

Sebab, diprakirakan pandemi Covid-19 masih terjadi saat hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang.

Selain Covid-19, alasan terbanyak kedua dari pilihan golput adalah karena para kandidat bukanlah sosok yang diinginkan menjadi pemimpin di Tangsel.

"Inilah yang terjadi, makanya buat catatan bagaimana ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) KPU Tangsel ketika ada Covid-19, partisipasi pemilih seperti apa mau dihadirkan ke TPS," ujar Adib. 

Dengan angka tersebut, Adib menyimpulkan, golputlah yang "memenangkan" kontestasi politik di tengah bayang-bayang virus corona.

Halaman
123
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved