Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Sidang MK, Muhamad-Rahayu Tuding Airin Dompleng Santunan Anak Yatim untuk Kepentingan Ben-Pilar

"Di mana penyaluran dana tersebut terbukti digunakan mengajak masyarakat memenangkan paslon nomor 3. Kami dalam hal ini kami ajukan bukti pengiba,"

Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie (tengah) dan Pilar Saga Ichsan (kanan) bersama tim sukses serta pendukung bersuka cita di Posko Pemenangan Ben-Pilar, Villa Melati Mas, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (9/12/2020) sore, setelah unggul perolehan suara dalam quick count lembaga survei. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani (kiri) selaku Ketua DPD Partai Golkar hadir dalam pertemuan itu. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kubu Muhamad-Rahayu Saraswati menuding Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, ‘bermain’ pada Pilkada Tangsel 2020.

Airin yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangsel dituding menyelewengkan dana Baznas (Badan Amil Zakat Nasional).

Hal itu disampaikan kubu Muhamad-Rahayu Saraswati melalui kuasa hukum dalam sidang perdana sengketa hasil Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (29/1/2021).

Pada sidang perkara nomor 115/PHP.KOT-XIX/2021 tentang perselisihan hasil pemilihan pemilihan hasil Wali Kota Tangerang Selatan tahun 2020 itu, pasangan calon (paslon) nomor 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo diwakili kuasa hukumnya, Swardi Aritonang.

Tangkapan layar siaran langsung sidang perdana sengketa hasil Pilkada Tangsel 2020 di Mahkamah Konstitusi, Jumat (29/1/2021).
Tangkapan layar siaran langsung sidang perdana sengketa hasil Pilkada Tangsel 2020 di Mahkamah Konstitusi, Jumat (29/1/2021). (Dok pribadi via Kompas.com)

Swardi menyebut nama Airin yang ditudingnya telah menyelewengkan penyaluran dana Baznas untuk memenangi paslon nomor 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Ben-Pilar).

Airin sebagai wali kota yang juga pengarah paslon nomor 3 disebut telah membagikan santunan anak yatim piatu yang dananya bersumber dari Baznas ke seluruh kecamatan di Tangsel.

Namun, pembagian santunan anak yatim itu disertai ajakan memilih paslon nomor urut 3, Benyamin-Pilar Saga Ichsan.

"Di mana penyaluran dana tersebut terbukti digunakan mengajak masyarakat memenangkan paslon nomor 3. Kami dalam hal ini kami ajukan bukti pengiba," ujar Swardi dalam sidang di MK yang disiarkan langsung melalui Youtube MK.

Airin juga disebut melibatkan lurah dan camat dalam pendistribusian santunan tersebut sehingga penyelewengan menjadi terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

Baca juga: Keponakan Prabowo Gugat Hasil Pilkada Tangsel ke MK, Tuding Airin Selewengkan Dana

Baca juga: Permohonan Perkara Pilkada Tangerang Selatan, Benyamin Davnie: Itu Hak Muhamad-Sara

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany, di Kantor Pemkot Tangsel, Senin (23/11/2020).
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany, di Kantor Pemkot Tangsel, Senin (23/11/2020). (Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla)

Menurut Swardi, mengacu Pasal 32 ayat 2 UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, seharusnya Airin sebagai kepala daerah tidak memiliki wewenang terjun langsung membagikan zakat.

Halaman
123
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved