Breaking News:

Diprotes Warga, Pemkab Lebak Pastikan Jalan Rusak di Wanasalam akan Dibangun Tahun Ini

Pemkab Lebak memastikan akan memperbaiki jalan rusak yang berada di Desa Ketapang-Bejod di Kecamatan Wanasalam di tahun 2023.

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Nurandi/TribunBanten.com
Pemberian kepastian pembangunan jalan tersebut oleh Pemkab Lebak, usai tiga pemuda melakukan aksi jalan kaki sejauh 98 kilometer dari Kecamatan Wanasalam menuju Kantor Bupati Lebak menuntut perbaikan jalan rusak. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemkab Lebak memastikan akan memperbaiki jalan rusak yang berada di Desa Ketapang-Bejod di Kecamatan Wanasalam di tahun 2023.

Pemberian kepastian pembangunan jalan tersebut oleh Pemkab Lebak, usai tiga pemuda melakukan aksi jalan kaki sejauh 98 kilometer dari Kecamatan Wanasalam menuju Kantor Bupati Lebak menuntut perbaikan jalan rusak.

Ketiga pemuda yang melakukan aksi jalan kaki tersebut yakni Repi Rizali, Nurdin dan Riki Indriana.

Aksi jalan kaki tersebut terpaksa dilakukan ketiga pemuda itu lantaran jalan yang berada di wilayahnya sudah 11 tahun dibiarkan rusak.

Baca juga: Pemuda Asal Wanasalam Jalan Kaki Tiga Hari ke Kantor Bupati Lebak, Ini Tuntutannya

Ketiganya akhirnya tiba di Kantor Bupati Lebak, sekira pukul 11.30 WIB pads Jumat (20/1/2023) setelah menempuh perjalanan selama 4 hari.

Menanggapi aksi ketiga pemuda tersebut, Asda 2 Bidang Pembangunan, Ajis Suhendi, mengatakan, bahwa pembangunan ruas jalan Desa Ketapang-Bejod akan dilakukan tahun ini.

"Ruas Bejod - Ketapang tahun ini akan dibangun, sudah masuk APBD Tahun 2023," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (20/1/2023).

Dirinya menyebutkan paham, dengan keinginan mahasiswa dan masyarakat yang ingin segera merealisasikan pembangunan jalan.

"Kami paham, mungkin itu upaya dari temen-temen mahasiswa, untuk proses pembangunan jalan ini segera dilaksanakan," ujarnya.

Dalam pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sudah menyiapkan anggaran Rp 3 miliar.

Pembangunan diperkirakan pada triwulan II atau bulan April sampai Juni 2023. Untuk ruas jalan Desa Ketapang-Bejod.

Ajis menyampaikan, pembangunan fisik akan dilakukan tahun ini, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar.

Baca juga: Kisah Pemuda Wanasalam Jalan Kaki Tiga Hari Datangi Kantor Bupati Lebak, Sampai Rela Tidur di Masjid

"Insyaallah karena ini juga sudah masuk APBD tahun 2023, dan akan segera dilaksanakan. Mudah-mudahan paling lambat triwulan 2 sudah bisa dilaksanakan pembangunan fisiknya," katanya.

Dirinya melanjutkan terkait dengan aksi mahasiswa dan masyarakat, terkait dengan pembangunan jalan, semua ada tahapannya. 

"Hanya perlu di pahami bersama, Itu gak bisa sekarang dianggarkan, besok langsung di bangun.
Jadi ada tahapan dan prosesnya," ujarnya.

"Terkait aksi ini kami Pemda juga menyambut, karena ini sudah dianggarkan hayu kita kawal bareng-bareng," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved